Tragedi Berdarah di Sumbawa: Diduga Lecehkan Adik Tetangga, Pria Sebasang Tewas Ditebas Parang Jelang Mediasi

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

467 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

SUMBAWA – Kedamaian Desa Sebasang Ketanga, Kabupaten Sumbawa, mendadak mencekam pada Selasa (03/02/2026) pagi. Seorang warga berinisial AS (56) tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, A alias Adi.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di depan Kios Airin, tepat di hadapan SDN 2 Sebasang Ketanga. Korban yang berprofesi sebagai sopir meninggal dunia di lokasi akibat luka tebasan parang yang menyebabkan pendarahan hebat di bagian kepala.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH., SIK., melalui Kasi Humas IPDA Muliawansyah, menjelaskan bahwa tindakan keji pelaku didasari oleh dendam lama yang dipendam.
​Pelaku mengaku emosi karena adiknya sering menjadi sasaran pelecehan oleh korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

​“Korban diduga sering mengintip adik pelaku saat mandi dan memperlihatkan kemaluannya. Hal inilah yang memicu sakit hati mendalam hingga pelaku melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam,” ungkap Muliawansyah.

Fakta miris terungkap bahwa pembunuhan ini terjadi tepat sebelum proses mediasi dilakukan. Sedianya, kedua belah pihak dijadwalkan bertemu di kantor Desa Sebasang pagi itu untuk menyelesaikan konflik secara kekeluargaan. Namun, sebelum meja perundingan sempat diduduki, pelaku sudah lebih dulu menyerang korban.

Pihak kepolisian menyayangkan kurangnya koordinasi dari pemerintah desa dalam menangani konflik sensitif ini.

Pelaku A kini telah diamankan di Mapolres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menunggu hasil autopsi jenazah korban guna melengkapi berkas perkara.

🔗 Baca juga: Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: "Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa setiap konflik sosial yang serius harus segera dilaporkan kepada pihak berwajib guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

Berita Terkait

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Mata Rantai Terbongkar! Terduga Pengirim Sabu Talabiu Diamankan Polda NTB, AKP Dediansyah: Tak Ada Kompromi, kami akan kejar !
Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu
Anak Tidak Boleh Dipaksa Berdamai Dengan Luka: Ketua DPRD NTB Serukan Reformasi Perlindungan Santri
Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren
Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 19:43 WITA

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Saturday, 27 June 2026 - 18:28 WITA

Mata Rantai Terbongkar! Terduga Pengirim Sabu Talabiu Diamankan Polda NTB, AKP Dediansyah: Tak Ada Kompromi, kami akan kejar !

Friday, 12 June 2026 - 23:46 WITA

Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu

Thursday, 11 June 2026 - 22:45 WITA

Anak Tidak Boleh Dipaksa Berdamai Dengan Luka: Ketua DPRD NTB Serukan Reformasi Perlindungan Santri

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA