Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

278 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Mataram, 7 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter, serta perhatian terhadap kesejahteraan guru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri kegiatan pelatihan ESQ Leadership Center yang diikuti para guru dari berbagai jenjang pendidikan di Provinsi NTB yang berlangsung di ruang teater Ahmad Firdaus Sukmono Univesitas Islam Al-Azhar Mataram, (7/5/26).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ESQ yang dinilai mampu menjadi ruang refleksi dan penguatan karakter bagi para pendidik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadilah guru yang layak dicintai oleh murid-muridnya, karena guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi menjadi teladan dan pembentuk karakter,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurutnya, pendidikan hari ini tidak cukup hanya menekankan kecerdasan intelektual, namun juga harus memperkuat kecerdasan emosional dan spiritual peserta didik. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan media sosial yang sangat cepat, karakter menjadi pondasi penting agar generasi muda tidak kehilangan arah dan jati dirinya.

Gubernur Iqbal juga menyoroti pentingnya kemampuan mengenal diri sendiri dan membangun dialog batin sebagai bagian dari proses pembentukan karakter manusia.

🔗 Baca juga: Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

“Salah satu hal penting dalam hidup adalah kemampuan berdialog dengan diri sendiri. Banyak orang merasa kesepian bukan karena tidak memiliki teman, tetapi karena tidak pernah berdamai dengan dirinya sendiri,” ungkap Gubernur Iqbal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru, khususnya guru PPPK paruh waktu, atas berbagai keterbatasan fiskal daerah yang belum mampu sepenuhnya memenuhi harapan kesejahteraan tenaga pendidik.

Meski demikian, Pemprov NTB terus berupaya menghadirkan solusi dan perhatian nyata terhadap kesejahteraan guru. Salah satunya melalui penetapan penghasilan minimum bagi guru PPPK paruh waktu dengan tambahan penghasilan sebesar Rp500 ribu per bulan sebagai langkah awal perbaikan kesejahteraan.

“Kami ingin mengirim pesan bahwa pemerintah tidak berhenti memikirkan kesejahteraan guru. Kemampuan kami saat ini memang terbatas, tetapi ikhtiar untuk terus memperbaiki kondisi guru akan tetap menjadi perhatian,” tegasnya.

Gubernur Iqbal juga menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendampingi generasi muda menghadapi era disrupsi dan perubahan global yang sangat cepat.

“Anak-anak hari ini membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan kehadiran orang dewasa yang mau memahami mereka. Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan nilai-nilai kehidupan,” katanya.

Sementara itu, Pendiri ESQ Leadership Center sekaligus Motivator Nasional, Ary Ginanjar Agustian, menyampaikan bahwa pelatihan ESQ merupakan bagian dari upaya membangun manusia yang utuh melalui penguatan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

🔗 Baca juga: Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Menurut Ary Ginanjar, Provinsi NTB merupakan daerah yang memiliki kekuatan spiritual dan budaya religius yang sangat kuat sehingga dinilai tepat menjadi pusat penguatan pendidikan karakter bagi generasi masa depan.

“NTB adalah daerah pilihan. Pulau Seribu Masjid yang memiliki semangat spiritualitas, gotong royong, dan ketakwaan yang kuat. Dari NTB inilah kami yakin akan lahir generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 800 jamaah ESQ dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah haji sebagai bagian dari perjalanan spiritual dan pembinaan karakter yang dilakukan ESQ Leadership Center.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan kualitas pendidikan di Provinsi NTB terus meningkat serta mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Atasi Banjir Kiriman, Wali Kota Bima Sinergikan Rehabilitasi Hulu dengan Kementerian LH

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WITA

Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil

Berita Terbaru