Kesal Tak Kunjung Diperbaiki Gubernur Iqbal, Warga Soromandi Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi

Tuesday, 17 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga turun ke jalan melakukan aksi gotong royong massal untuk memperbaiki kerusakan jalan provinsi

warga turun ke jalan melakukan aksi gotong royong massal untuk memperbaiki kerusakan jalan provinsi

770 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Kecewa dengan lambannya respons pemerintah provinsi, ratusan warga Kecamatan Soromandi akhirnya mengambil langkah mandiri. Pada Selasa (17/2/2026), warga turun ke jalan melakukan aksi gotong royong massal untuk memperbaiki kerusakan jalan provinsi yang kian memprihatinkan.

Aksi ini dipicu oleh rasa frustrasi masyarakat terhadap kepemimpinan Gubernur Iqbal yang dinilai kurang memberikan kepastian terkait perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Padahal, akses jalan ini merupakan urat nadi perekonomian dan jalur utama transportasi bagi warga Soromandi dan sekitarnya.

Tanpa menunggu bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi, warga secara swadaya mengumpulkan donasi berupa uang, material semen, hingga pasir. Menggunakan alat seadanya, mereka menambal lubang-lubang menganga yang selama ini kerap memakan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan kendaraan.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak bisa terus-menerus menunggu janji yang tidak pasti. Kalau harus menunggu Pak Gubernur Iqbal, entah kapan jalan ini mulus. Sementara setiap hari warga kami bertaruh nyawa di sini,” ujar salah satu tokoh masyarakat di lokasi.

Kondisi jalan yang rusak parah ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan. Warga merasa wilayah mereka dianaktirikan dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Barat.
Aksi gotong royong ini bukan sekadar upaya fisik memperbaiki jalan, melainkan bentuk protes keras secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi.

Warga ingin menunjukkan bahwa di tengah absennya negara, rakyat terpaksa harus mengandalkan kekuatan sendiri.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kantor Gubernur maupun Dinas terkait mengenai desakan warga Soromandi ini. Namun, warga menegaskan akan terus melakukan aksi serupa jika akses jalan mereka tetap diabaikan dalam anggaran tahun ini.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA