Geger! Video Asusila 13 Menit Diduga Mahasiswa KKN di Lombok Timur Viral di Medsos

Monday, 9 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5,774 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

LOMBOK TIMUR – Jagat media sosial di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan dengan beredarnya sebuah video asusila berdurasi 13 menit 17 detik. Video yang menyebar luas melalui platform WhatsApp dan Facebook tersebut diduga melibatkan sepasang mahasiswa yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemeran dalam video tersebut diduga merupakan mahasiswa dari salah satu universitas ternama di Kota Mataram. Aksi tidak terpuji itu disinyalir dilakukan di sebuah rumah pondokan yang menjadi tempat tinggal sementara para mahasiswa selama masa pengabdian masyarakat.

Dugaan keterlibatan mahasiswa KKN ini diperkuat oleh keterangan warga di Kecamatan Lenek. Menurut penuturan seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, pihak desa telah melakukan penelusuran awal untuk memastikan kebenaran identitas pemeran dalam video tersebut.

​”Setelah ditelusuri, ditemukan kecocokan identitas dengan mahasiswa yang sedang menjalani KKN di desa ini. Memang benar yang bersangkutan sedang KKN di wilayah Lenek,” ungkapnya pada Senin (9/2/2026).

Selain rekaman video, sejumlah foto tangkapan layar juga turut beredar di kalangan terbatas, yang semakin memperkuat dugaan bahwa kedua sejoli tersebut adalah peserta KKN aktif.

Kasus ini telah memicu kegaduhan di tengah masyarakat setempat. Saat ini, perangkat desa dilaporkan tengah menjalin komunikasi intensif dengan pihak perguruan tinggi terkait untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

🔗 Baca juga: Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Langkah koordinasi juga dilakukan dengan pihak berwenang guna meredam situasi dan menentukan sanksi atau tindakan hukum yang diperlukan. Hingga berita ini diturunkan, pihak universitas belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan mahasiswanya dalam insiden tersebut.

Berita Terkait

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil
Atasi Banjir Kiriman, Wali Kota Bima Sinergikan Rehabilitasi Hulu dengan Kementerian LH
Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB
Lobi Pemprov NTB Berbuah, Jatah BSPS Naik Jadi 10 Ribu Unit

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WITA

Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil

Berita Terbaru