Oknum Anggota DPRD Lombok Utara Ditangkap Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Wednesday, 11 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

687 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

LOMBOK UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mengamankan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) berinisial (belum disebutkan) atas dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkotika pada Senin malam (09/02/2026).

​Operasi penangkapan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Karang Tunggul dan Dusun Ancak, Kecamatan Bayan. Selain oknum anggota dewan tersebut, polisi juga mengamankan empat orang lainnya, sehingga total ada lima orang yang saat ini dalam pemeriksaan intensif.

Kasat Resnarkoba Polres Lombok Utara, AKP I Nyoman Diana Mahardika, membenarkan adanya penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (10/02/2026). Namun, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memperkuat bukti-bukti.
​”Benar, masih dalam proses penyelidikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ujar AKP Nyoman Diana.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis identitas lengkap para terduga maupun rincian barang bukti yang disita demi kepentingan pengembangan kasus. AKP Nyoman menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menangani kasus ini secara transparan dan profesional.

​”Setiap warga negara, termasuk pejabat publik, memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Jika ditemukan unsur pidana, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

🔗 Baca juga: Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

​Di sisi lain, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lombok Utara, Raden Eka Asmarahadi, mengaku belum menerima laporan resmi mengenai penangkapan salah satu anggotanya.
​”Penangkapan apa? Belum tahu saya,” ungkapnya singkat saat diminta keterangan oleh awak media.
​Saat ini, kelima orang yang diamankan masih berada di Mapolres Lombok Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap peran masing-masing dalam jaringan tersebut.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Friday, 7 August 2026 - 15:58 WITA

Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif

Friday, 7 August 2026 - 15:55 WITA

NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA