Dinilai Cacat Prosedur, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Tolak Tanda Tangani APBD

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,549 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Polemik melanda proses penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bima. Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, bersama Wakil Ketua I, Dr. Muhammad Erwin, SPI., MIP, secara tegas menolak menandatangani dokumen APBD tahun anggaran berjalan.

Penolakan ini didasari oleh penilaian bahwa terdapat sejumlah prosedur krusial yang diabaikan, serta belum diterimanya dokumen final oleh pimpinan dewan.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, Dr. Muhammad Erwin, menjelaskan bahwa secara tata kelola penganggaran, APBD seharusnya melewati tahapan evaluasi berjenjang dan harmonisasi sebelum masuk ke tahap persetujuan akhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya APBD itu melalui tahapan evaluasi, kemudian harmonisasi, baru setelah itu ditandatangani persetujuan. Faktanya, tahapan itu tidak dilakukan,” ujar Erwin saat memberikan keterangan pada Rabu (7/1/2026).

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Erwin menyayangkan adanya permintaan tanda tangan tanpa adanya dokumen fisik yang jelas. Ia mempertanyakan transparansi proses tersebut mengingat dokumen final adalah dasar hukum utama bagi pimpinan dewan untuk memberikan persetujuan.

“Dokumen akhir APBD itu sampai hari ini belum kami terima. Tapi kami diminta tanda tangan. Yang ditandatangani itu apa?” tegasnya.

Dalam penjelasannya, Erwin juga membandingkan proses di Kabupaten Bima dengan daerah lain yang telah menuntaskan pembahasan hingga tahap paripurna. Di Kabupaten Bima, ia menilai pembahasan masih berada pada tingkat standar dan belum mencapai tahap finalisasi yang semestinya.

Penolakan ini, menurut Erwin, bukan bermaksud untuk menghambat jalannya roda pemerintahan atau pembangunan di Kabupaten Bima, melainkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan.

“Penolakan ini bukan menghambat, tapi memastikan APBD disusun dan ditetapkan sesuai aturan. Tanpa dokumen final dan tahapan yang jelas, pimpinan tidak bisa diminta menandatangani,” tambahnya untuk mencegah potensi cacat formil di kemudian hari.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Hingga berita ini diturunkan, pihak eksekutif Pemerintah Kabupaten Bima belum memberikan tanggapan resmi terkait keberatan yang disampaikan oleh pimpinan DPRD tersebut.

Pihak legislatif berharap agar proses penganggaran dapat dikembalikan pada mekanisme yang berlaku guna menjamin kepastian hukum serta akuntabilitas penggunaan anggaran daerah demi kepentingan masyarakat luas.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA