Tragedi Berdarah di Sumbawa: Diduga Lecehkan Adik Tetangga, Pria Sebasang Tewas Ditebas Parang Jelang Mediasi

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

372 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

SUMBAWA – Kedamaian Desa Sebasang Ketanga, Kabupaten Sumbawa, mendadak mencekam pada Selasa (03/02/2026) pagi. Seorang warga berinisial AS (56) tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, A alias Adi.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di depan Kios Airin, tepat di hadapan SDN 2 Sebasang Ketanga. Korban yang berprofesi sebagai sopir meninggal dunia di lokasi akibat luka tebasan parang yang menyebabkan pendarahan hebat di bagian kepala.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH., SIK., melalui Kasi Humas IPDA Muliawansyah, menjelaskan bahwa tindakan keji pelaku didasari oleh dendam lama yang dipendam.
​Pelaku mengaku emosi karena adiknya sering menjadi sasaran pelecehan oleh korban.

​“Korban diduga sering mengintip adik pelaku saat mandi dan memperlihatkan kemaluannya. Hal inilah yang memicu sakit hati mendalam hingga pelaku melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam,” ungkap Muliawansyah.

Fakta miris terungkap bahwa pembunuhan ini terjadi tepat sebelum proses mediasi dilakukan. Sedianya, kedua belah pihak dijadwalkan bertemu di kantor Desa Sebasang pagi itu untuk menyelesaikan konflik secara kekeluargaan. Namun, sebelum meja perundingan sempat diduduki, pelaku sudah lebih dulu menyerang korban.

Pihak kepolisian menyayangkan kurangnya koordinasi dari pemerintah desa dalam menangani konflik sensitif ini.

Pelaku A kini telah diamankan di Mapolres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menunggu hasil autopsi jenazah korban guna melengkapi berkas perkara.

🔗 Baca juga: Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa setiap konflik sosial yang serius harus segera dilaporkan kepada pihak berwajib guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

Berita Terkait

Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim
Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka
Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka
Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Kasus Narkoba
Ketua GPAN Bima, Lalas Kurniawan Desak Polda NTB Tangkap Koko Erwin Atas Keterlibatan Kasat Narkoba dan Dugaan Aliran Dana ke Kapolres Bima Kota
Muka Lesu dan Tangan Diborgol: Momen Saat Kasat Narkoba Polres Bima Kota Dipecat dan Ditahan Usai Edarkan Sabu
Oknum Anggota DPRD Lombok Utara Ditangkap Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Saturday, 9 May 2026 - 14:17 WITA

Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor

Saturday, 21 February 2026 - 19:58 WITA

Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Saturday, 21 February 2026 - 19:15 WITA

Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka

Saturday, 21 February 2026 - 19:13 WITA

Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

Friday, 13 February 2026 - 23:19 WITA

Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Kasus Narkoba

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA