Diduga Salah Sasaran, Pemuda Sawah Lebar Alami Kekerasan oleh Oknum Aparat

Sunday, 4 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

266 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BENGKULU — Seorang pemuda bernama Muhammad Afin Wahyudi (23) dari Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, menjadi korban penganiayaan setelah diduga salah tangkap oleh oknum aparat gabungan TNI dan Polri.

Seorang pemuda bernama Muhammad Afin Wahyudi (23) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum TNI dan Polri. –(Sumber Foto: Angga/BETV)

Peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, di Jalan Meranti, Sawah Lebar. Korban sedang duduk bersama temannya di lantai dua ruko milik pamannya ketika tiga orang tiba-tiba datang dan langsung memukulnya.

Akibatnya, Muhammad Afin mengalami luka pada bagian bibir, benjolan di belakang kepala, dan memar di punggung. Ia kemudian sempat dibawa ke Polresta Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut sepupu korban, Alvis, para pelaku datang menggunakan mobil operasional Polantas dan mengaku sedang mencari pelaku suatu kasus pengeroyokan. Namun, karena salah identifikasi, Muhammad Afin yang tidak bersalah justru menjadi sasaran pukulan.

Dugaan keterlibatan oknum aparat ini memicu protes dari keluarga korban yang menilai tindakan tersebut merupakan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Mereka pun telah membuat laporan ke pihak berwajib dan menuntut agar kasus ini diusut secara transparan.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari instansi TNI atau Polri terkait kejadian tersebut. Pihak kepolisian sendiri masih mendalami kronologi kejadian untuk menentukan langkah hukum yang tepat.

🔗 Baca juga: Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, Eksistensi STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia

sumber : betv

Berita Terkait

Senator Mirah Sebut Kenaikan Harga Tiket Pesawat Ancam Daya Saing Pariwisata NTB, Pemerintah Harus Intervensi Menyeluruh
Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, Eksistensi STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim
Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka
Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka
Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Kasus Narkoba
Ketua GPAN Bima, Lalas Kurniawan Desak Polda NTB Tangkap Koko Erwin Atas Keterlibatan Kasat Narkoba dan Dugaan Aliran Dana ke Kapolres Bima Kota
Muka Lesu dan Tangan Diborgol: Momen Saat Kasat Narkoba Polres Bima Kota Dipecat dan Ditahan Usai Edarkan Sabu

Berita Terkait

Saturday, 11 April 2026 - 15:02 WITA

Senator Mirah Sebut Kenaikan Harga Tiket Pesawat Ancam Daya Saing Pariwisata NTB, Pemerintah Harus Intervensi Menyeluruh

Saturday, 11 April 2026 - 14:27 WITA

Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, Eksistensi STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia

Saturday, 21 February 2026 - 19:58 WITA

Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Saturday, 21 February 2026 - 19:15 WITA

Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka

Saturday, 21 February 2026 - 19:13 WITA

Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA