640 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota bergerak cepat mengamankan dua warga asal Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Jumat (26/12/2025). Salah satu yang diamankan adalah ayah kandung Kifen, warga yang dilaporkan hilang di Gunung Sangiang.
Langkah ini diambil pihak kepolisian guna meredam isu liar yang beredar luas di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa Kifen telah meninggal dunia dan dikuburkan di kawasan Gunung Sangiang.
Langkah ini diambil pihak kepolisian guna meredam isu liar yang beredar luas di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa Kifen telah meninggal dunia dan dikuburkan di kawasan Gunung Sangiang.
Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa pengamanan ayah kandung korban dan satu warga lainnya dilakukan sebagai upaya klarifikasi. Hal ini penting untuk memutus rantai informasi yang belum dipastikan kebenarannya namun sudah memicu keresahan.
“Dua orang, termasuk orang tua kandung (ayah) dari Kifen, kami amankan sejak semalam hingga saat ini untuk dimintai keterangan. Kami perlu memperjelas dari mana sumber informasi yang beredar itu berasal,” ujar IPDA Baiq Fitria, Jumat (26/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
🔗 Baca juga: Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Delian Lubis: Musuh Mahasiswa Adalah Sistem yang Menindas
Polisi merasa perlu bertindak tegas karena isu ini telah menjadi konsumsi publik di media sosial dan pesan berantai. “Kami menjaga agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Isu ini sensitif dan dikhawatirkan memicu konflik jika dibiarkan meluas tanpa fakta,” tambahnya.
Hingga saat ini, Polres Bima Kota masih melakukan pendalaman intensif. Kepolisian juga menjalin komunikasi erat dengan berbagai pihak, di antaranya: Pemerintah Kecamatan Wera. Tokoh masyarakat setempat. Pihak keluarga besar Kifen.
Polisi menegaskan bahwa hingga detik ini, status kabar mengenai “penguburan di gunung” tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa dibuktikan kebenarannya secara hukum.
Terkait pengamanan ayah kandung Kifen, polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi lebih jauh. Warga diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh unggahan-unggahan di media sosial yang tidak bertanggung jawab.
🔗 Baca juga: Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada kami. Jangan menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegasnya.





























