Usut Dugaan Korupsi DAK Dikbud NTB Rp 42 Miliar, Kejati Periksa Maraton Sejumlah Kepala SMK

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

373 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendalami dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tahun anggaran 2023. Sejumlah Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mulai menjalani pemeriksaan secara maraton di kantor Kejati NTB sejak Rabu (4/2).

​Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengklarifikasi penggunaan anggaran senilai Rp 42 miliar yang diduga bermasalah, baik dalam pengadaan alat praktik siswa maupun pembangunan fisik sekolah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa kepala sekolah tampak hadir memenuhi panggilan jaksa penyidik. Salah satu kepala sekolah asal Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, mengonfirmasi bahwa dirinya dimintai keterangan terkait penggunaan dana DAK 2023.
​”Tadi hanya ditanya-tanya saja (oleh penyidik). Ada juga teman-teman kepala sekolah lain yang diperiksa bersamaan,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB, Zulkifli Said, membenarkan adanya pemanggilan sejumlah saksi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa proses saat ini masih dalam tahap pengumpulan keterangan.

​”Ya, ada kita periksa. Sifatnya hanya klarifikasi karena kasus ini masih dalam proses penyelidikan (lidik). Kami belum bisa menjelaskan detail materinya,” ujar Zulkifli singkat.

🔗 Baca juga: Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati NTB masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk menentukan apakah terdapat unsur pidana korupsi yang merugikan keuangan negara dalam proyek tersebut.

Berita Terkait

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Atasi Banjir Kiriman, Wali Kota Bima Sinergikan Rehabilitasi Hulu dengan Kementerian LH

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WITA

Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil

Berita Terbaru