Tragedi Jalan Rusak Bima: Balita Keracunan Meninggal Dunia Usai Mobil Perujuk Terjebak Lumpur

Saturday, 14 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Balita didampingi tim nakes saat dirujuk dari Pustu Pusu ke Puskesmas Monta menggunakan mobil pikap pada Jumat (13/2/2026) malam. (Istimewa)

Foto: Balita didampingi tim nakes saat dirujuk dari Pustu Pusu ke Puskesmas Monta menggunakan mobil pikap pada Jumat (13/2/2026) malam. (Istimewa)

1,266 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Sebuah tragedi kemanusiaan memilukan terjadi di Desa Pusu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang balita berusia dua tahun mengembuskan napas terakhirnya di dalam mobil pikap saat sedang dirujuk menuju puskesmas pada Sabtu dini hari (14/2/2026). Nyawa korban tidak tertolong setelah kendaraan yang membawanya terjebak di tengah jalan yang rusak parah dan berlumpur akibat hujan deras.

Peristiwa ini bermula ketika korban dan saudara kembarnya dilarikan oleh orang tua mereka ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pusu pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WITA dengan keluhan keracunan. Meski tim medis Pustu telah melakukan penanganan awal, kondisi kesehatan korban dilaporkan terus menurun dan memasuki fase kritis satu jam kemudian. Sebaliknya, saudara kembar korban dilaporkan dalam kondisi yang lebih stabil dan sehat.

Bidan Pustu Desa Pusu, Rika Istiqomah, menjelaskan bahwa pihaknya segera meminta persetujuan keluarga untuk merujuk korban ke Puskesmas Monta guna mendapatkan perawatan intensif. Namun, upaya penyelamatan ini terbentur keterbatasan fasilitas karena desa tersebut tidak memiliki mobil ambulans. Tim medis akhirnya terpaksa menyewa mobil pikap milik warga dengan biaya mencapai Rp 1 juta untuk membawa pasien.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi medan yang sangat berat membuat mobil pikap baru bisa tiba di Pustu sekitar pukul 23.00 WITA. Dengan modal nekat dan bantuan tabung oksigen yang terpasang pada korban, tim nakes memulai perjalanan di tengah kondisi jalan yang hancur total. Pada musim hujan seperti saat ini, waktu tempuh yang biasanya memakan waktu tiga jam membengkak menjadi lima jam karena kendaraan harus berjuang melewati kubangan lumpur yang dalam.

Nahas, perjuangan tim medis dan keluarga harus berakhir duka. Sekitar pukul 01.30 WITA, saat posisi kendaraan masih jauh dari Puskesmas Monta dan terjebak di area jalan yang rusak parah, balita tersebut dinyatakan meninggal dunia. Karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, tim medis memutuskan untuk membawa jenazah korban kembali ke rumah duka di Desa Pusu.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Insiden ini kembali menyoroti buruknya infrastruktur di wilayah terpencil Kabupaten Bima. Rika mengungkapkan bahwa akses jalan di Desa Pusu sudah rusak parah sejak desa itu berdiri dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan yang memadai. Minimnya fasilitas kesehatan pendukung seperti ambulans dan akses jalan yang layak terus menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga desa saat menghadapi kondisi darurat medis.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA