Niat Nongkrong Berujung Petaka, Remaja Bima Dipanah Orang tak dikenal

Thursday, 15 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

343 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA,– Seorang remaja berinisial A (19), warga Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban aksi pemanahan oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (14/1/2026) sekitar pukul 23.23 Wita, saat korban sedang berkumpul bersama teman-temannya di depan sebuah apotek.

Kapolsek Woha, AKP Muhtar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, anak panah yang dilepaskan pelaku mengenai bagian rusuk kiri korban.

“Korban terkena panah pada bagian rusuk kiri,” ujar Muhtar saat dihubungi, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, insiden bermula ketika korban sedang nongkrong di depan apotek yang letaknya tidak jauh dari kediamannya. Tiba-tiba, dua orang yang datang dengan berboncengan sepeda motor langsung melesatkan anak panah ke arah korban tanpa peringatan.

🔗 Baca juga: PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa

Setelah berhasil melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga yang melihat korban terluka segera memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Woha untuk mendapatkan penanganan medis.

“Karena luka yang dialami korban cukup serius, ia kemudian dirujuk ke RSUD Bima agar mendapat perawatan lebih lanjut,” jelas Muhtar.

Mendapat laporan mengenai peristiwa tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Polsek Woha berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima untuk mengungkap identitas para pelaku.

Setelah kurang lebih dua jam melakukan pengumpulan informasi dari warga serta saksi-saksi di sekitar lokasi, polisi akhirnya berhasil mengetahui siapa pelaku di balik aksi tersebut.

Dua orang yang diduga sebagai pelaku diketahui berinisial F dan M, keduanya merupakan warga Desa Dadibou, Kecamatan Woha. Polisi berhasil menangkap keduanya saat sedang tertidur di rumah masing-masing.

🔗 Baca juga: Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah

F dan M, terduga pelaku pemanahan di saat diamankan di Mapolres Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (15/1/2026).(Kompas.com/ Doc. Muhtar )

Hingga saat ini, motif di balik aksi pemanahan tersebut masih belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para terduga pelaku untuk mengetahui alasan mereka melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Motif pelaku melakukan tindakan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Muhtar.

Berita Terkait

PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa
Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah
Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Delian Lubis: Musuh Mahasiswa Adalah Sistem yang Menindas
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim
Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka
Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka
Kesal Tak Kunjung Diperbaiki Gubernur Iqbal, Warga Soromandi Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi
Tragedi Jalan Rusak Bima: Balita Keracunan Meninggal Dunia Usai Mobil Perujuk Terjebak Lumpur

Berita Terkait

Friday, 24 April 2026 - 11:52 WITA

PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa

Thursday, 16 April 2026 - 18:57 WITA

Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah

Thursday, 12 March 2026 - 20:04 WITA

Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Delian Lubis: Musuh Mahasiswa Adalah Sistem yang Menindas

Saturday, 21 February 2026 - 19:58 WITA

Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Saturday, 21 February 2026 - 19:15 WITA

Polres Tual tetapkan oknum brimob aniaya anak sebagai tersangka

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA