337 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera telah melampaui angka 1.000 jiwa. Dampak bencana ini terasa sangat luas di beberapa provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan data yang diperbarui per Sabtu, 13 Desember 2025, korban tewas tercatat mencapai 1.006 orang di ketiga provinsi tersebut. Dari jumlah itu, rincian korban tewas menurut wilayah adalah:
-
Aceh: 414–415 jiwa
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Sumatera Utara: 349 jiwa
-
Sumatera Barat: 242 jiwa
Selain itu, terdapat ratusan orang masih hilang (sekitar 217 orang) dan ribuan lainnya luka-luka akibat terjangan banjir dan tanah longsor.
BNPB juga melaporkan bahwa jumlah pengungsi korban banjir dan longsor telah mencapai ratusan ribu orang, meskipun angka ini mulai menurun karena sejumlah warga kembali ke rumah mereka di wilayah yang mulai surut banjir.
Bencana ini merupakan salah satu yang paling mematikan di Indonesia akhir tahun ini, menimbulkan kerusakan besar pada infrastruktur, rumah warga, dan fasilitas umum di daerah terdampak. Tim SAR dan relawan masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang serta penyaluran bantuan bagi para pengungsi.
sumber : CNN Indonesia




























