GPAN Desak Pemda dan Aparat Tindak Tegas Cafe Lewamori Bima Terkait Aksi Erotis dan Perizinan

Tuesday, 10 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

833 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Ketua Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) Kabupaten Bima, Lalas Kurniawan, secara resmi mendesak Pemerintah Daerah dan pihak Kepolisian untuk segera memperketat pengawasan terhadap aktivitas hiburan di Cafe Lewamori. Desakan ini merupakan buntut dari kegaduhan di media sosial setelah beredarnya video hiburan musik DJ di tempat tersebut yang dinilai telah melampaui batas kewajaran dan mencederai norma kesantunan masyarakat Bima.

Saat dikonfirmasi pada Selasa, 10 Februari 2026, Lalas Kurniawan menyatakan bahwa keresahan masyarakat saat ini sudah mencapai puncaknya, terutama setelah menyaksikan potongan video yang memperlihatkan dua orang wanita melakukan goyangan erotis hingga aksi berciuman di depan publik. Menurutnya, aksi tidak senonoh tersebut sangat melukai nilai-nilai lokal. “Ini sudah keterlaluan dan sangat merusak moral,” cetus Lalas singkat saat dimintai tanggapannya mengenai video yang viral tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian di Cafe Lewamori dan meminta pemerintah serta aparat penegak hukum tidak membiarkan hal tersebut menjadi tontonan yang dianggap lumrah. “Jangan sampai Bima dicap buruk karena pembiaran aksi-aksi seperti ini,” tambahnya. Lebih lanjut, Lalas meminta Pemerintah Daerah untuk bersikap transparan dan segera meninjau kembali izin operasional tempat usaha tersebut. Ia mempertanyakan apakah Cafe Lewamori beroperasi sesuai izin restoran atau justru menyalahgunakan fungsinya sebagai tempat hiburan malam yang tak terkendali.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Izinnya harus jelas, jangan main kucing-kucingan,” tegas Lalas. Ia menekankan bahwa kejelasan izin sangat penting agar setiap pelaku usaha tetap beroperasi di bawah payung hukum yang tepat dan tidak mengabaikan etika sosial yang berlaku di Kabupaten Bima. Selain masalah moralitas dan perizinan, dalam keterangannya pada Selasa tersebut, GPAN juga menitikberatkan perhatian pada potensi pelanggaran hukum lainnya.

Lalas mendesak pihak kepolisian untuk melakukan pemantauan intensif guna memastikan tidak ada peredaran narkoba maupun minuman keras ilegal di lokasi tersebut. “Kami tidak ingin tempat hiburan jadi sarang barang haram,” pungkasnya. Ia berharap aparat bertindak tegas agar tempat hiburan tidak menjadi celah bagi peredaran narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Langkah nyata dari pemerintah dan kepolisian dianggap sangat krusial demi menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan ketertiban umum di Kabupaten Bima tetap terjaga.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA