484 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
BIMA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, Jasmin, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dalam upaya pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di wilayah tersebut.
Dukungan ini disampaikan oleh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu melalui akun media sosial Facebook pribadinya.
Dalam unggahan yang menarik perhatian, Jasmin mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mendukung langkah pendirian IAIN ini diambil setelah melalui proses telaah dan komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
🔗 Baca juga: PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa
Ia menilai pendirian IAIN merupakan langkah strategis untuk kemajuan pendidikan agama dan umum di Kabupaten Bima.
“Setelah melakukan telaah dan komunikasi dengan banyak pihak dan pertimbangan lain maka… Bismillah… Secara pribadi saya dukung penuh Pendirian IAIN di Kabupaten Bima dengan catatan-catatan,” tulis Jasmin, menegaskan sikap politik dan pribadinya.
Meskipun menyatakan dukungan penuh, Jasmin menambahkan adanya “catatan-catatan” yang mengiringi restunya.
Meskipun catatan-catatan tersebut tidak dirinci dalam unggahan tersebut, pernyataannya mengindikasikan adanya harapan atau masukan tertentu dari pihak DPRD terkait proses dan implementasi pendirian IAIN ke depan.
Di akhir pernyataannya, Jasmin memberikan semangat dan apresiasi kepada kepala daerah atas perjuangan tersebut.
🔗 Baca juga: Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah
“Selamat berjuang dan sukses atas Pendirian IAIN di Kabupaten Bima. Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bima selamat berjuang,” tutupnya.
Dukungan dari kader PPP ini menambah daftar panjang tokoh politik dan lembaga yang merespons positif upaya Pemkab Bima dalam merealisasikan kampus negeri agama di daerahnya, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Bima.




























