Klarifikasi Pemilik Cafe Lewamori dan Penyelenggara Acara Terkait Video Viral di Bima

Thursday, 12 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,039 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Akhir-akhir ini jagat maya dihebohkan dengan aksi joget dua orang perempuan di salah satu tempat di Bima, yaitu Cafe Lewamori. Dalam video yang beredar luas tersebut, terlihat dua perempuan berjoget sambil berpelukan dengan menempelkan bagian badan dan kepala. Sontak video tersebut memicu reaksi keras dari warganet dan banyak pihak menyesalkan kejadian itu karena dinilai tidak etis.

Merespon kejadian tersebut, pihak pemilik tempat mengakui bahwa kegiatan itu memang berlangsung di lokasinya, namun ia menegaskan tidak mengetahui detail kejadian saat aksi tersebut berlangsung.

“Ia betul itu di tempat saya tapi saya tidak tahu kejadian itu, karena saya hanya pemilik tempat menyediakan tempat bukan penyelenggara acara,” ungkap Edy Muhlis pada Rabu, 12 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan anggota DPRD Bima tersebut juga membantah tudingan bahwa di tempat usahanya terdapat hiburan malam. Ia menyatakan bahwa tempatnya hanya menyediakan fasilitas karaoke dan biliar sesuai dengan izin usaha yang berlaku.

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Menurutnya, agenda yang memicu kehebohan itu sebenarnya bukan acara hiburan malam, melainkan kegiatan event anak muda yang melakukan sosialisasi mengenai bahaya seks bebas dan HIV. Sebagai pemilik usaha, ia menerima penyewaan aula tersebut karena pihak penyelenggara event telah mengantongi izin dari pihak terkait.

“Sebagai pengusaha dan pemilik tempat ini ya saya terima ketika ada yang mau sewa aula kami apalagi katanya untuk kegiatan sosialisasi hal positif, mereka sudah dapat izin pihak terkait, saya merasa pada waktu itu DJ hanya untuk menarik anak muda untuk hadir dalam acara sosialisasi,” kata Edy dengan tegas.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian itu sepenuhnya di luar jangkauannya karena saat itu ia sedang tidak berada di aula melainkan di tempat lain. Berkaitan dengan framing yang menyebut tempatnya sebagai lokasi hiburan malam, Edy membantah keras dan menyatakan bahwa ia murni menjalankan usaha sesuai izin dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai penutup, Edy menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila beredarnya video tersebut dirasa menimbulkan kegaduhan. Sebagai pemilik, ia menjadikan masalah ini sebagai bahan perbaikan dan masukan ke depan agar pengawasan lebih ketat serta lebih selektif dalam menerima kegiatan yang diadakan oleh pengunjung.

“Atas kegaduhan ini saya selaku pemilik minta maaf sebesarnya pada masyarakat, ke depan kami akan lebih selektif lagi dan lebih menata pengunjung kami yang akan berkegiatan di tempat kami,” tutup Edy.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Di sisi lain, pihak penyelenggara kegiatan turut menyampaikan bahwa acara tersebut murni merupakan kegiatan sosialisasi, di mana kehadiran DJ hanya sebagai hiburan di sesi akhir. Mereka menegaskan bahwa insiden yang viral tersebut terjadi di luar kendali mereka.

DJ Alex, selaku penanggung jawab acara, juga menyatakan bahwa pada sesi awal acara sebenarnya berjalan sesuai rencana edukasi dan bahkan turut dihadiri oleh beberapa dokter sebagai narasumber.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA