IMPERIUM NTB Kecam Keras Berita Laskar Sasak Loteng: Tudingan ‘Serangan Sistematis’ dan Diksi Bernuansa SARA Dinilai Melecehkan Warga Bima-Dompu

Friday, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen Poster Ompunet -IMPERIUM NTB Kecam Keras Berita Laskar Sasak Loteng: Tudingan 'Serangan Sistematis' dan Diksi Bernuansa SARA Dinilai Melecehkan Warga Bima-Dompu

Dokumen Poster Ompunet -IMPERIUM NTB Kecam Keras Berita Laskar Sasak Loteng: Tudingan 'Serangan Sistematis' dan Diksi Bernuansa SARA Dinilai Melecehkan Warga Bima-Dompu

455 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

IMPERIUM NTB Kecam Keras Berita Praya Post: Tudingan ‘Serangan Sistematis’ dan Diksi Bernuansa SARA Dinilai Melecehkan Warga Bima-Dompu

MATARAM – Organisasi masyarakat sipil IMPERIUM NTB merilis bantahan keras terhadap pemberitaan di Praya Post yang mengutip pernyataan Lalu Tony, Ketua Laskar Sasak Lombok Tengah. Pemberitaan tersebut dituding berisi klaim manipulatif mengenai adanya “serangan bertubi-tubi yang terstruktur dan sistematis untuk menjatuhkan Gubernur NTB” dan secara spesifik mendiskreditkan masyarakat Bima dan Dompu.

Ketua IMPERIUM NTB, Ramdhan, menilai pernyataan dalam berita Praya Post tersebut tidak berdasar dan cenderung mengandung unsur Suku, Agama, dan Ras (SARA) serta rasisme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan itu sangat merendahkan identitas masyarakat Bima-Dompu. Menggunakan isu SARA dan rasisme untuk membungkam kritik adalah tindakan tidak bermoral dan tidak dapat ditolerir,” tegas Ramdhan.

Kritik Bima-Dompu Dituding ‘Tidak Substansial’

🔗 Baca juga: Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak

Menurut IMPERIUM NTB, narasi yang dimuat Praya Post secara implisit mengatribusi niat buruk kepada kelompok masyarakat berdasarkan identitas kedaerahan, seolah-olah kritik dari wilayah timur NTB hanyalah gerakan liar dan bermotif politik, bukan kritik substansial atas pembangunan.
Ramdhan menekankan bahwa diksi tersebut berbahaya, melecehkan martabat warga Bima-Dompu, dan berpotensi memicu ketegangan horizontal di NTB.

Ketimpangan Pembangunan Jadi Akar Masalah

Lebih lanjut, IMPERIUM NTB justru melihat kemunculan narasi ini sebagai penguatan persepsi publik atas ketidakadilan yang dialami Bima dan Dompu. Ramdhan menunjuk pada minimnya alokasi anggaran pembangunan infrastruktur, terutama jalan strategis menuju wilayah timur, sebagai bukti nyata ketimpangan dan pengabaian yang dirasakan masyarakat Bima-Dompu selama ini.

IMPERIUM NTB menegaskan bahwa kritik yang dilayangkan masyarakat timur NTB murni didasarkan pada fakta ketimpangan pembangunan, dan bukan untuk menjatuhkan figur politik.

Tuntutan Minta Maaf dan Teguran untuk Simpatisan Gubernur

IMPERIUM NTB menuntut pihak yang membuat dan menyebarkan pernyataan provokatif itu untuk segera meminta maaf secara terbuka dan mencabut seluruh isi berita.
“Jika tidak, kami akan melaporkannya secara resmi ke Polda NTB,” ancam Ramdhan.

🔗 Baca juga: PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa

Ramdhan juga secara khusus meminta Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal untuk mengambil tindakan tegas jika pihak penyebar narasi diskriminatif tersebut benar adalah simpatisannya.

“Jika mereka adalah simpatisan gubernur, maka Gubernur NTB wajib menertibkan, menegur, dan memberikan arahan agar tidak ada lagi penyebaran narasi provokatif dan diskriminatif yang mencederai masyarakat Bima-Dompu. Jangan biarkan nama gubernur dijadikan tameng untuk menyerang warga kami,” tutupnya.

Rilis ini menjadi penegasan resmi bahwa masyarakat Bima-Dompu menolak keras segala bentuk diskriminasi, rasisme, dan provokasi yang mengatasnamakan kepentingan politik tertentu.

Berita Terkait

Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa
Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah
Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan
Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB
Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Delian Lubis: Musuh Mahasiswa Adalah Sistem yang Menindas
Isu Perselingkuhan Bupati Dompu: Nadira Akui Hubungan dengan Sang Bupati Sejak Februari 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Lobar: KASTA NTB Sebut Pengadaan 8 Truk Senilai Rp 4,4 Miliar Belum Mampu Atasi Darurat Sampah

Berita Terkait

Friday, 24 April 2026 - 11:52 WITA

PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa

Thursday, 16 April 2026 - 18:57 WITA

Muscab PPP Kab, Bima: Muh. Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah

Monday, 6 April 2026 - 09:56 WITA

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan

Friday, 3 April 2026 - 19:31 WITA

Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB

Thursday, 12 March 2026 - 20:04 WITA

Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Delian Lubis: Musuh Mahasiswa Adalah Sistem yang Menindas

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA