Unram Tegaskan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa KKN di Desa Kayangan

Friday, 24 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektorat-Unram

Rektorat-Unram

608 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM — Universitas Mataram (Unram) menepis kabar soal adanya pengusiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (Lotara). Pihak kampus memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik melalui mediasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram, Prof. Sukartono, mengatakan bahwa pihak universitas telah menurunkan tim ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan kondusif. “Permasalahan mahasiswi KKN di Desa Kayangan sudah selesai melalui mediasi bersama kepala desa dan para warga,” ujarnya, Senin (24/7).

Isu pengusiran itu berawal dari unggahan Instagram Story salah satu mahasiswi peserta KKN yang dianggap menyinggung warga. Dalam video singkatnya, mahasiswi tersebut melontarkan candaan yang menyebut dirinya sebagai “kembang desa”, yang kemudian memicu reaksi negatif dari sebagian masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Video itu dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai komentar keras. Menyadari kesalahannya, mahasiswi tersebut telah menyampaikan permintaan maaf—baik secara langsung kepada warga maupun melalui media sosial.

“Perbuatan itu memang kami sayangkan. Media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kegiatan dan program KKN, bukan hal-hal pribadi yang bisa disalahpahami,” tegas Sukartono.

Ia menegaskan, tidak ada tindakan pengusiran dari masyarakat. Hanya beberapa warga yang sempat keberatan atas unggahan tersebut. “Yang tidak terima hanya dua sampai tiga orang saja. Mahasiswi itu pun akhirnya dipulangkan sementara atas permintaan camat, demi keamanan dan ketenangan bersama,” tambahnya.

Hingga kini, kegiatan KKN Unram di Desa Kayangan masih berjalan seperti biasa. Mahasiswa lainnya tetap beraktivitas dan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan dukungan penuh dari pemerintah desa serta warga setempat.

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Unram juga berkomitmen memperkuat pembinaan etika bermasyarakat dan penggunaan media sosial bagi mahasiswa KKN. “Kami sudah menegur mahasiswi tersebut dan akan memperketat panduan KKN, terutama terkait etika komunikasi digital agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Sukartono.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 25 August 2026 - 19:58 WITA

Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep

Monday, 24 August 2026 - 18:49 WITA

Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA