Tolak Sekda Impor, Presiden Pemuda Sasak Bakal Kirim Surat Protes ke Presiden Prabowo

Saturday, 24 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

631 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Perhimpunan Pemuda Sasak secara tegas menyatakan penolakan terhadap adanya calon Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berasal dari luar daerah. Menyikapi hal tersebut, organisasi ini berencana mengirimkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia untuk meninjau kembali proses seleksi yang tengah berlangsung.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Perhimpunan Pemuda Sasak, Taufik Hidayat, dalam konferensi pers yang digelar di Kedai Inges, Mataram, pada Sabtu (24/1/2026).

Kekhawatiran Terhadap Pemahaman Teritorial
Taufik menegaskan bahwa sosok Sekda NTB yang terpilih nantinya idealnya adalah putra daerah atau figur yang telah lama berkarir di lingkup Pemprov NTB. Penolakan terhadap “Sekda Impor” ini didasari oleh kekhawatiran akan kurangnya pemahaman terhadap dinamika sosial dan birokrasi lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami khawatir apabila Sekda yang terpilih berasal dari luar daerah, ia tidak akan memahami dinamika unik yang ada di NTB.

🔗 Baca juga: Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Ini bisa menghambat efektivitas roda pemerintahan,” ujar Taufik.

Saat ini, proses seleksi Sekda NTB telah memasuki tahap krusial. Dikabarkan tiga nama calon telah diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disaring lebih lanjut.

Namun, kabar mengenai salah satu dari tiga besar calon tersebut merupakan figur dari luar daerah memicu reaksi keras dari kalangan pemuda.

Dalam rilis resminya, PPS menyoroti tiga poin utama penolakan:

Pemahaman Lokal: Figur luar dianggap tidak memahami kondisi dan kebutuhan akar rumput di NTB.

Jaringan Kerja: Ketiadaan pengalaman dan jaringan lokal yang kuat dianggap akan menyulitkan koordinasi antar-lembaga.

🔗 Baca juga: Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Stabilitas Pembangunan: Ada keraguan mengenai komitmen jangka panjang dalam mengawal program pembangunan daerah.

Meskipun pengangkatan Sekda diatur dalam PP No. 13 Tahun 2002 dan Permendagri No. 74 Tahun 2022 yang mengedepankan seleksi terbuka, PPS menilai aspek kearifan lokal dan pemahaman teritorial harus menjadi pertimbangan utama bagi pengambil kebijakan di tingkat nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di NTB dipimpin oleh orang-orang yang memang mengakar dan memiliki keterikatan batin dengan daerah ini. Kami meminta Bapak Presiden dan Kemendagri untuk bijak dalam memutuskan,” pungkas Taufik.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Friday, 7 August 2026 - 15:58 WITA

Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif

Friday, 7 August 2026 - 15:55 WITA

NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA