Penemuan mayat pria asal kota mataram di pantai kerandangan III lombok barat gegerkan warga

Friday, 12 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

413 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Warga di sekitar Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Lombok Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria, Kamis (11/12) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Jenazah pria tersebut ditemukan pertama kali oleh warga asing terikat tali di sebuah pohon dekat peisisir Pantai Kerandangan III.

“Informasi yang kami terima, yang lihat pertama kali itu bule. Setelah itu baru saya dan warga ramai-ramai ke sana,” jelas Irwan, Ketua RT Dusun Kerandangan, Desa Senggigi kepada Lombok Post, Kamis (11/12).

Menurut Irwan, jasad laki-laki tersebut terikat tali. Menggunakan baju kaos merah dan celana hitam, kondisinya terlihat membungkuk sudah tak bernyawa. Warga tak ada yang berani menyentuh jasadnya menunggu pihak Polsek Batulayar tiba.
“Informasi yang kami terima identitasnya warga Tanjung Karang, Kota Mataram. Tapi lebih jelasnya bisa ditanyakan ke pihak Polsek Batulayar,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Batulayar Kompol I Putu Khardianto mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP terkait penemuan mayat tersebut. Jasad korban pun kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 21.00 Wita
“Identitasnya atas nama Bahrul Ulum, warga Kelurahan Tanjung Karang berstatus masih mahasiswa berusia 21 tahun,” jelasnya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah penyebab kematian adalah bunuh diri atau tidak. Jasad korban saat ini rencananya akan dilakukan otopsi di RS Bhayangkara.

Lurah Tanjung Karang Kota Mataram Gunawan membenarkan mayat yang ditemukan di Pantai Kerandangan III adalah warganya. “Betul itu warga kami. Pihak keluarga juga sudah diberitahu kalau jenazahnya sekarang di RS Bhayangkara,” terangnya.

Informasi yang didapatkan dari pihak keluarga, korban saat ini masih duduk di bangku kuliah. Pihak keluarga yang menerima jasad korban merasa ada yang janggal dari kematian korban. Sehingga mereka meminta dilakukan otopsi.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

“Sekarang rencananya akan diotopsi di RS Bhayangkara. Kemungkina Jumat (12/12) selepas asyar dimakamkan,” tandasnya.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Pertamina Patra Niaga Rayakan Hari Anak Nasional melalui Edukasi Budaya dan Aksi Pelestarian Lingkungan
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:49 WITA

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Wednesday, 29 July 2026 - 07:57 WITA

Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA