Makmur Mendunia itu masih jauh

Sunday, 15 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Wink Haris | Presiden Kasta

Lalu Wink Haris | Presiden Kasta

1,130 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Oleh : Lalu Wink Haris | Presiden Kasta

Beberapa hari jelang satu tahun kepemimpinan Iqbal Dinda ada beberapa catatan dari sekian banyak program *Akan* yang dicetuskan sejak awal dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB diantaranya :

1. *Akan* _mewujudkan birokrasi yang sehat dan profesional berbasis_ _meritokrasi
_
Publik menilai langkah Iqbal Dinda dalam konteks penataan birokrasi termasuk di dalamnya tentang penempatan pejabat eselon II di berbagai OPD dapat dinilai lamban karena beberapa pimpinan OPD strategis justru masih dijabat oleh seorang Pelaksana Harian termasuk jabatan sekertaris daerah yang sudah berkali kali dilakukan perpanjangan masa jabatan pelaksana tugas, hal ini bisa dimaknai sebagai bentuk kehati hatian ataukah terlalu kuatnya tarik menarik kepentingan dalam proses penunjukan pejabat yang dianggap ideal memegang jabatan eselon II.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munculnya demosi terhadap beberapa pejabat eselon II juga menyisakan pertanyaan publik tentang dugaan adanya aroma politik balas dendam karena dominan pejabat yang terkena demosi dianggap bagian dari _warisan_ pemerintahan sebelumnya atau yang dianggap bukan bagian dari pendukung saat pemilukada yang lalu

🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

2. _Tidak akan mengangkat eks tim sukses sebagai pejabat BUMD_

Di awal pemerintahannya Gubernur Iqbal melalui pernyataan terbuka menyebutkan bahwa persoalan yang banyak muncul dalam tata kelola BUMD milik pemprov selama ini akar masalah salah satunya karena disebut menjadi tempat penampungan Tin sukses, dia menegaskan bahwa ke depannya BUMD harus diisi sepenuhnya oleh para profesional tetapi faktanya dua BUMD yang mengelola keuangan daerah yakni Bank NTB syariah dah BPR NTB komisarisnya merupakan bagian dari Tim sukses saat Pilkada.

Termasuk juga dalam pengangkatan jajaran Tim Percepatan bentukan Pemprov yang dikomandani oleh eks Tim suksesnya menuai banyak kecaman publik disamping dianggap tidak kontributif juga melanggar semangat efisiensi karena alokasi anggaran untuk gaji Tim percepatan berjumlah miliaran rupiah per tahun dengan capaian kinerja yang tidak bisa dievaluasi dan kontribusi yang minim dalam mengawal progran program strategis Gubernur bahkan muncul dugaan berbagai persoalan hukum yang muncul pada periode tahun pertama berjalan diduga merupakan andil dari Tim percepatan yang salah dalam memberikan masukan dan advice kepada Gubernur

Penempatan beberapa eks timses untuk mengisi pos strategis di BUMD juga menuai friksi di lingkar dalam antar komponen/ormas eks pendukung yang merasa tidak terakomodir atau mendapatkan porsi jabatan di BUMD

3. Salah satu program strategis berupa rencana untuk menjalankan program Desa Berdaya patut ditunggu implementasinya pada tahun 2026

🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

4. Sedangkan beberapa program lain yang pernah diwacanakan semisal rencana menjadikan sape kampung nelayan modern, mengambil alih pengelolaan pelabuhan awang, menjaga stabilitas harga sembako dan jaminan harga pembelian produk petani sesuai ketentuan harga dari pemerintah, melakukan revitalisasi jaringan irigasi pertanian, membentuk BUMD yang khusus menangani investasi, mengadakan even even internasional setiap dua minggu, memprioritaskan kesempatan kerja TKI, memberikan bantuan operasional.kepada pondok pesantren, PKBM. Marbot dan guru ngaji, menyiapkan beasiswa Non APBD, Menggagas rumah transformatif untuk menangani kemiskinan ekstrem, menjadikan NTB lumbung energi bersih, membangun beberapa pelabuhan baru untuk mendukung pariwisata, membentuk satgas untuk menjalankan program program prioritas, memperjuangkan petani tembakau dan alokasi DBHCHT yang pro petani, menyelesaikan persoalan krisis air bersih di gili tramena, menuntaskan persoalan agraria di eks HGU karang sidemen BKU, membentuk satgas penyelesaian lahan eks GTI di gili trawangan, memprioritaskan pembangunan di pulau sumbawa pada tahun pertama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, menyiapkan beasiswa non APBD untuk mahasiswa dan beberapa program lainnya sepertinya masih berupa *lontaran wacana tanpa kepastian*

5. *Akan* _menyiapkan 100 ribu lapangan pekerjaan baru.

Komitmen untuk menyiapkan 100 ribu lapangan kerja baru tidak sejalan dengan kebijakan pemecatan 518 tenaga honorer pemprov yang secara otomatis memberi kontribusi bagi jumlah pengangguran baru.

Berita Terkait

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN
Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor
Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Perkuat Subsidi Tepat, Tingkatkan Layanan QR Code di Jawa Timur
Pertamina Siagakan 2.795 Kilo Liter Avtur untuk Penerbangan Haji Embarkasi Lombok

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 15:32 WITA

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Saturday, 9 May 2026 - 14:17 WITA

Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA