Kelebihan Muatan Parah, TPS Sandubaya Mataram Kian Mengkhawatirkan

Saturday, 3 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

276 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Mataram  — Kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sandubaya di Kota Mataram kini berada dalam situasi mengkhawatirkan akibat lonjakan volume sampah yang jauh melampaui daya tampung. TPS yang seharusnya hanya menampung sekitar 100 ton sampah, saat ini harus menanggung tumpukan yang diperkirakan mencapai 10.000 ton, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan dan kesehatan warga di sekitarnya.

Sumber foto : insidelombok – Tumpukan sampah di TPS Sandubaya (Inside Lombok/Azmah)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengungkapkan bahwa TPS Sandubaya sudah berada pada kondisi kelebihan kapasitas. Ia menyebutkan, selain overload, lahan pinjaman yang digunakan untuk menampung limpahan sampah di Pade Angen juga telah diminta untuk segera dikosongkan.

“TPS Sandubaya sudah dalam kondisi penuh. Lahan pinjaman di Pade Angen pun sudah diminta untuk dibersihkan,” ujarnya pada Jumat (2/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Nizar menjelaskan, DLH sebenarnya telah mengoperasikan mesin insinerator sebagai salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah. Namun, kemampuan alat tersebut masih sangat terbatas karena hanya sanggup mengolah sekitar 10 ton sampah per hari.

“Insinerator masih berfungsi, tetapi kapasitasnya memang terbatas,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa TPS Sandubaya sejatinya hanya berfungsi sebagai tempat penampungan sementara, sehingga kapasitasnya tidak dirancang untuk menampung sampah dalam jumlah besar dan jangka panjang. Namun kondisi di lapangan saat ini sudah jauh melampaui batas ideal.

“TPS itu tempat pembuangan sementara, jadi daya tampungnya memang terbatas,” katanya.

Lebih lanjut, Nizar mengakui bahwa penumpukan sampah berlebih berpotensi menimbulkan bau menyengat yang dapat menyebar ke lingkungan sekitar, serta meningkatkan risiko pencemaran air lindi jika tidak segera diatasi. Saat ini, pihaknya masih mengoptimalkan peralatan yang tersedia sembari merumuskan langkah percepatan pengangkutan sampah dan penambahan fasilitas pengolahan.

🔗 Baca juga: Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak

Selain upaya teknis, DLH Kota Mataram juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya, khususnya melalui pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPS Sandubaya yang saat ini telah melampaui kapasitas maksimal.

sumber : insidelombok

Berita Terkait

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan
Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB
Gugatan Prof Hamsu Kandas, PTUN Nyatakan Keputusan Rektor Unram Sah
Manajemen RSUD Provinsi NTB Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Realisasi Anggaran Gaji ASN
Rektor UNRAM Prof. Sukardi Resmi dilantik
Terpilih Aklamasi! Lalu Renggi Hasbana Putra Terpilih Pimpin KNPI Kota Mataram, Rifal Noki Alvian Jabat Sekretari

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Monday, 6 April 2026 - 09:56 WITA

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan

Friday, 3 April 2026 - 19:31 WITA

Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB

Saturday, 28 March 2026 - 18:27 WITA

Gugatan Prof Hamsu Kandas, PTUN Nyatakan Keputusan Rektor Unram Sah

Thursday, 19 March 2026 - 17:59 WITA

Manajemen RSUD Provinsi NTB Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Realisasi Anggaran Gaji ASN

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA