Cuaca Ekstrem Terjang NTB: Drainase NUFReP Berhasil Amankan Kota Bima dari Banjir

Tuesday, 27 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

385 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak pertengahan Januari 2026 memicu banjir di hampir seluruh kabupaten/kota.

Namun, pemandangan berbeda terlihat di Kota Bima. Meski diguyur hujan tanpa henti selama tiga hari berturut-turut, wilayah tersebut dilaporkan aman dari luapan sungai berkat kinerja optimal infrastruktur pengendali banjir NUFReP (National Urban Flood Resilience Project).

Pemicu Cuaca Ekstrem di NTB

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rilis resmi BMKG NTB per 19 Januari 2026, peningkatan potensi cuaca ekstrem ini dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer yang kompleks, di antaranya:

🔗 Baca juga: Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

* Bibit Siklon Tropis 97S: Terpantau di pesisir utara Australia dengan tekanan udara minimum 998 hPa.

* Fenomena Global & Regional: Aktifnya MJO (Madden-Julian Oscillation) spasial, gelombang Rossby ekuator, serta gelombang Kelvin di wilayah NTB.

* Kondisi Lokal: Adanya konvergensi (pertemuan angin), kelembapan udara yang tinggi, serta labilitas atmosfer kuat yang memicu pertumbuhan awan konvektif secara masif.

Ketangguhan Infrastruktur NUFReP

Saat wilayah lain di NTB berjuang menghadapi genangan, enam ruas drainase yang dikelola oleh NUFReP di Kota Bima justru menunjukkan performa mumpuni.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Saluran-saluran ini mampu mengalirkan debit air dengan lancar sehingga sungai tidak meluap ke pemukiman warga.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) NUFReP mengonfirmasi bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat di lapangan selama cuaca ekstrem berlangsung.
> “Pantauan kami di enam ruas drainase menunjukkan fungsi yang maksimal. Hal ini bisa tercapai karena desain debit banjir yang kami gunakan mengacu pada data ekstrem tahun 2016,” ujar PPK NUFReP saat dikonfirmasi via telepon seluler.
>
Harapan untuk Masyarakat
Keberhasilan infrastruktur dalam menahan laju air ini diharapkan menjadi titik balik ketahanan kota terhadap bencana tahunan. Namun, pihak NUFReP menekankan bahwa kecanggihan bangunan harus dibarengi dengan kepedulian lingkungan.

“Harapan kami, kinerja bangunan yang ada saat ini bisa terus dipertahankan. Kami sangat memohon kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase agar fungsinya tetap terjaga dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Pertamina Patra Niaga Rayakan Hari Anak Nasional melalui Edukasi Budaya dan Aksi Pelestarian Lingkungan
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Wednesday, 29 July 2026 - 07:57 WITA

Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman

Friday, 24 July 2026 - 19:43 WITA

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA