Bertemu Prabowo di Hambalang, Rosan Sampaikan Progres 5 Proyek Hilirisasi Rp100 T

Monday, 5 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

444 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Hambalang, Bogor, Jawa Barat – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (4/1/2026) sore. Pertemuan itu menjadi ajang laporan progres sejumlah proyek strategis yang tengah dikelola komunitas investasi negara dan pemerintah untuk memperkuat hilirisasi industri nasional.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh diskusi tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Rosan menyampaikan perkembangan terbaru dari lima titik proyek hilirisasi yang direncanakan akan memasuki fase groundbreaking pada awal bulan depan. Proyek-proyek tersebut tersebar di beberapa provinsi dan ditargetkan untuk mendorong perluasan nilai tambah atas berbagai sumber daya domestik.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, di Kediaman pribadi Kepala Negara di Hambalang, Bogor, Minggu (4/1/2026)-Instagram/@sekretariat.kabinet/pri.

Total Investasi Rp100 Triliun

Menurut penjelasan Seskab, total nilai investasi kelima proyek hilirisasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$6 miliar, atau setara dengan sekitar Rp100 triliun. Nilai investasi besar ini diyakini dapat menjadi salah satu pendorong utama penguatan struktur industri nasional sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.

“Proyek hilirisasi ini direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, dengan tujuan untuk memperkuat struktur industri nasional dan menambah nilai ekonomi dari sumber daya yang dimiliki negara,” ujar Teddy melalui akun media sosial Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu malam.

Pembahasan Lanjutan: Waste to Energy

Selain laporan mengenai proyek hilirisasi, pertemuan itu juga membahas perkembangan proyek pengelolaan sampah menjadi energi (waste to energy). Menurut Teddy, Rosan juga meminta arahan terkait program tersebut agar implementasinya bisa memberikan dampak positif berupa pengurangan volume sampah terbuka sekaligus memaksimalkan nilai ekonominya melalui pemanfaatan energi baru.

Program waste to energy dipandang sebagai bagian penting dari strategi lingkungan dan ekonomi nasional, terutama untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi permasalahan di berbagai daerah. Upaya ini diharapkan dapat berjalan paralel dengan proyek-proyek hilirisasi lainnya sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah dan investor.

Tanggapan Pemerintah dan Harapan Ke Depan

Pertemuan antara Prabowo dan Rosan menunjukkan upaya koordinasi intens antara pemerintah dan pihak investasi dalam mempercepat pelaksanaan proyek strategis, terutama di sektor hilirisasi yang menjadi salah satu fokus kebijakan nasional. Ke depan, kedua pihak diharapkan dapat terus mengakselerasi realisasi proyek tersebut agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, terutama bagi penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Media lokal serta laman resmi pemerintah menyebutkan bahwa langkah-langkah lanjutan mencakup persiapan fasilitas, pendanaan, serta dukungan kebijakan agar proyek bisa berjalan sesuai target awal yang ditetapkan.

sumber : liputan 6

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Porprov NTB dinilai Gagal; KIN Pesimis NTB Jadi Tuan Rumah PON 2028
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Friday, 24 July 2026 - 19:43 WITA

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Friday, 24 July 2026 - 09:00 WITA

Porprov NTB dinilai Gagal; KIN Pesimis NTB Jadi Tuan Rumah PON 2028

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA