517 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
MATARAM, Garis Merah – Polemik dualisme kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi berakhir. Hal ini menyusul hasil Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI di Surabaya yang membawa perubahan signifikan pada struktur kepengurusan pusat hingga ke daerah.
Ketua DPD KNPI NTB, Haerunnisa, dalam konferensi pers yang digelar di Mataram pada Senin (12/1/2026), menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi perpecahan di tubuh KNPI NTB. Merujuk pada hasil KLB Surabaya, Saad Budiman Lubis telah ditetapkan sebagai Ketua Umum KNPI yang baru, menggantikan Ali Hanafiah yang dipecat secara tidak hormat.
”Dengan hasil kongres di Surabaya, maka secara otomatis dualisme KNPI di NTB berakhir. Sekarang hanya ada satu kepengurusan yang sah,” ujar Haerunnisa.
Ia juga menambahkan bahwa legitimasi kepengurusan ini diperkuat oleh keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI melalui Dirjen Kekayaan Intelektual yang telah mengesahkan logo organisasi DPP KNPI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ilyas Indra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
🔗 Baca juga: Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Dengan berakhirnya dualisme tersebut, Haerunnisa menyatakan bahwa KNPI NTB versi lain kini tidak lagi diakui. Adapun struktur inti DPD KNPI NTB saat ini adalah:
Ketua: Haerunnisa
Ketua Harian: Mursidin
Sekretaris: Ardiansyah
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris KNPI NTB, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap untuk melakukan penguatan internal.
”Agenda terdekat kami adalah pelantikan pengurus, konsolidasi internal, serta penyusunan program kerja yang konkret,” jelas Ardiansyah.
🔗 Baca juga: Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Menatap masa depan, KNPI NTB berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Haerunnisa dan Ardiansyah secara kompak menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi mendukung visi Gubernur dalam memajukan daerah.
”Kami siap bersinergi dan bermitra dengan pemerintah untuk menyukseskan seluruh program kerja Gubernur NTB menuju NTB Makmur Mendunia,” pungkas mereka.




























