Prahara KNPI NTB: Siapakah Ketua Sebenarnya?

Tuesday, 16 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

562 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini berada di ambang krisis kepemimpinan setelah munculnya dua Ketua Umum yang berbeda, masing-masing hasil dari dua Musyawarah Daerah (Musda) yang saling bertentangan dan mengklaim legitimasi. Kondisi ini secara efektif menciptakan situasi dualisme akut yang mengancam konsolidasi organisasi pemuda terbesar di NTB.

Gejolak ini bermula dari perpecahan mendasar mengenai keabsahan proses Musda:

1. Kubu Daud Azhari (Terpilih Aklamasi)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daud Azhari diklaim telah terpilih secara aklamasi dalam Musda yang dianggap sah oleh pendukungnya. Dukungan terhadap kepemimpinan Daud sangat kuat di tingkat kabupaten/kota.

🔗 Baca juga: Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Dukungan Kuat: DPD II KNPI Lombok Tengah, Kota Mataram, dan Lombok Barat secara eksplisit menyatakan dukungan penuh mereka kepada Daud Azhari.

Legitimasi DPP: Klaim ini diperkuat oleh salah satu faksi DPP KNPI, di mana Wakil Ketua Umum DPP KNPI dilaporkan menegaskan bahwa Daud Azhari adalah Ketua yang sah secara “lahir batin,” dan menuntut semua pihak untuk menghormati hasil Musda tersebut.

2. Kubu Hairunnisa (Terpilih Musda Lanjutan)

Di sisi lain, Hairunnisa ditetapkan sebagai Ketua KNPI NTB periode 2025–2028 melalui pelaksanaan Musda Lanjutan.

Alasan Pelaksanaan: Musda Lanjutan ini diklaim perlu dilaksanakan karena adanya dugaan pelanggaran dalam proses Musda DPD KNPI sebelumnya. Pihak ini bersikeras bahwa Musda Lanjutan adalah proses yang benar secara prosedural untuk menghasilkan kepemimpinan yang legitimate.

🔗 Baca juga: Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak

Dualisme ini langsung menuai reaksi keras di daerah. DPD II KNPI Lombok Tengah, yang memimpin penolakan, secara tegas menolak hasil Musda Lanjutan yang menetapkan Hairunnisa. Penolakan ini menunjukkan bahwa perpecahan di tingkat pusat telah merambat kuat ke tingkat akar rumput.

Kondisi ini dikhawatirkan akan mengulang kembali masalah-masalah struktural di masa lalu. Sebelumnya, KNPI di beberapa kabupaten dilaporkan pernah mengalami hambatan operasional, termasuk tidak dapat menerima dana hibah dari pemerintah daerah selama bertahun-tahun akibat ketidakjelasan status kepengurusan yang sah. Situasi saat ini mengancam peran KNPI sebagai wadah pemuda dan mitra strategis pembangunan NTB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final dari DPP KNPI yang dapat menyelesaikan konflik legitimasi ini, dan pemuda NTB masih menantikan kejelasan siapa pemimpin yang sah untuk tiga tahun ke depan.

Berita Terkait

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan
Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB
Gugatan Prof Hamsu Kandas, PTUN Nyatakan Keputusan Rektor Unram Sah
Manajemen RSUD Provinsi NTB Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Realisasi Anggaran Gaji ASN
Rektor UNRAM Prof. Sukardi Resmi dilantik
Terpilih Aklamasi! Lalu Renggi Hasbana Putra Terpilih Pimpin KNPI Kota Mataram, Rifal Noki Alvian Jabat Sekretari

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Monday, 6 April 2026 - 09:56 WITA

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik NTB dengan Kesiapan Energi dan Berbagai Fasilitas Tambahan

Friday, 3 April 2026 - 19:31 WITA

Pertamina Patra Niaga Siaga Long Weekend Jelang Perayaan Paskah, Tambah 73.620 Tabung LPG 3 Kg di NTB

Saturday, 28 March 2026 - 18:27 WITA

Gugatan Prof Hamsu Kandas, PTUN Nyatakan Keputusan Rektor Unram Sah

Thursday, 19 March 2026 - 17:59 WITA

Manajemen RSUD Provinsi NTB Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Realisasi Anggaran Gaji ASN

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA