40 Siswa TK di Bima Santap MBG Diduga Basi, Dua Anak Mengeluh Sakit Perut

Monday, 15 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

546 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Bima, NTB – Sebanyak 40 siswa TK di Bima santap MBG diduga basi saat kegiatan sekolah di TK Negeri Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Akibat kejadian tersebut, dua anak mengeluhkan sakit perutsetelah mengonsumsi makanan yang dibagikan pada Jumat (12/12/2025).

Peristiwa ini terungkap ketika dua siswa melapor kepada guru bahwa mereka mengalami sakit perut usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG). Mendapat laporan tersebut, Plt Kepala TK Negeri Naru, Evi Ernawati, langsung memeriksa makanan yang telah dikonsumsi para siswa.

Nasi MBG Diduga Basi dan Berbau Amis

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa nasi dalam menu MBG diduga sudah basi dan berbau amis. Padahal, sebelumnya pihak penyedia menyebut makanan tersebut sebagai nasi goreng. Temuan ini membuat pihak sekolah khawatir terhadap keamanan pangan bagi anak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Sekolah Hentikan Pembagian MBG

Pihak sekolah segera mengambil langkah cepat dengan menghentikan pembagian MBG, meminta siswa berhenti makan, serta membuang sisa makanan. Guru juga berkoordinasi dengan sekolah lain dan menemukan adanya keluhan serupa terkait kualitas makanan MBG.

Penyedia Akui Kesalahan

Evi kemudian mendatangi dapur penyedia MBG yang berada tidak jauh dari sekolah. Pihak penyedia mengakui bahwa nasi dibungkus saat masih panas sehingga menyebabkan makanan cepat basi. Mereka pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, disertai sampel nasi yang diduga basi sebagai bahan evaluasi.

Perlu Evaluasi Program MBG

Selain melapor, pihak sekolah juga memberikan masukan agar menu MBG lebih disesuaikan dengan kebutuhan anak usia dini. Menu seperti susu, buah-buahan, atau kue dinilai lebih aman jika diolah dan disajikan sesuai standar kebersihan.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Kejadian ini menjadi perhatian karena menyangkut kesehatan anak di masa pertumbuhan. Pihak sekolah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA