646 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
Kota Bima.– Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Delian Lubis, menegaskan bahwa musuh utama gerakan mahasiswa bukanlah sesama mahasiswa, melainkan sistem yang menindas rakyat. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Silaturahmi Akbar anggota aktif dan alumni Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) se-Kota dan Kabupaten Bima yang digelar pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diskusi ideologis yang dihadiri kader aktif serta para alumni organisasi mahasiswa tersebut dari berbagai generasi.
Dalam kesempatan itu, Delian Lubis menekankan pentingnya menjaga persatuan di kalangan mahasiswa sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Musuh mahasiswa bukanlah sesama mahasiswa. Musuh kita adalah sistem yang menindas rakyat, sistem yang membuat ketidakadilan terus berlangsung,” tegasnya di hadapan para peserta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki tanggung jawab historis untuk terus mengawal demokrasi, mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, serta menjaga nilai-nilai perjuangan yang selama ini menjadi fondasi gerakan mahasiswa.
Silaturahmi akbar tersebut merupakan inisiatif para pengurus eks LMND Kota Bima yang dipimpin oleh Rahmat Ardiansyah. Kegiatan ini digelar sebagai ajang mempererat hubungan antara kader aktif dan alumni LMND sekaligus memperkuat konsolidasi gerakan di daerah.
Rahmat Ardiansyah menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali gagasan serta pengalaman para alumni dengan semangat perjuangan kader muda.
“Kami ingin membangun kembali ruang silaturahmi antara kader aktif dan alumni LMND di Bima agar gerakan ini tetap hidup dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi ajang temu kangen lintas generasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai peran mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan politik yang terjadi di daerah maupun di tingkat nasional.
🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala sebagai wadah konsolidasi organisasi serta ruang bertukar gagasan bagi kader dan alumni LMND di Bima.




























