Kasat Narkoba Polres Bima Kota Jadi Tersangka, GPAN Desak Tes Urin Massal Pejabat Polri se-NTB

Monday, 9 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,008 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Kasus mengejutkan yang menjerat Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) Provinsi NTB secara resmi mengecam tindakan oknum tersebut yang dinilai telah mencoreng institusi Polri.

​Dalam konferensi pers yang digelar di Kedai Inges, Mataram, GPAN NTB menyatakan sikap tegas terhadap kabar penetapan status tersangka oknum perwira tersebut, yang diduga kuat berperan sebagai pemakai sekaligus pengedar.

Ketua GPAN NTB, Mursidin, menekankan bahwa Polda NTB tidak boleh tebang pilih dalam memberantas peredaran barang haram, terutama jika melibatkan internal kepolisian.

​”Kami mendesak Kapolda NTB untuk menindak tegas oknum-oknum perusak citra Polri. Kami mendukung penuh pemberantasan jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya,” ujar Mursidin. Ia juga menyoroti perlunya penertiban tempat hiburan malam di NTB, khususnya di Kota Mataram, yang diduga kuat menjadi titik rawan peredaran narkoba.

Senada dengan Mursidin, Ketua GPAN Kota Bima, Lalas Kurniawan, menuntut transparansi dan langkah preventif nyata dari kepolisian. Ia mendesak agar segera dilakukan tes urin mendadak bagi seluruh jajaran Polres Bima Kota, serta seluruh Kapolres dan Kasat Narkoba di wilayah hukum Polda NTB.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

​”Kasus ini harus menjadi pengingat keras. Internal Polri harus dipertegas. Jangan sampai penegak hukum yang seharusnya memberantas narkoba, justru menjadi bagian dari masalah tersebut,” tegas Lalas.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Pertamina Patra Niaga Rayakan Hari Anak Nasional melalui Edukasi Budaya dan Aksi Pelestarian Lingkungan
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:49 WITA

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Wednesday, 29 July 2026 - 07:57 WITA

Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA