802 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
SUMBAWA – Integritas sistem keamanan digital Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini tengah berada dalam sorotan tajam. Pasalnya, rentetan situs web resmi milik pemerintah daerah dilaporkan berulang kali kebobolan dan disusupi oleh tautan judi online (judol) serta konten pornografi. Kejadian terbaru yang menimpa situs Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa semakin mempertegas pertanyaan besar mengenai seberapa kokoh benteng pertahanan siber yang dimiliki oleh pemerintah daerah saat ini.
Fenomena memprihatinkan ini nyatanya bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan yang ada, sejumlah domain publik yang seharusnya menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, seperti situs PPID, portal utama sumbawakab.go.id, hingga layanan Disdukcapil, juga sempat menjadi sasaran empuk para peretas. Pola serangan yang berulang ini memicu kekhawatiran publik mengenai kerentanan infrastruktur digital pemerintah yang seolah dengan mudah dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mempromosikan aktivitas ilegal.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, Hasnuddin, tidak menampik bahwa lemahnya sistem keamanan siber pada website pemerintah daerah menjadi celah utama yang dimanfaatkan peretas. Selain masalah proteksi internal, penggunaan layanan hosting pihak ketiga juga diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang membuka ruang bagi masuknya konten-konten negatif tersebut. Meski fenomena ini diklaim terjadi secara nasional di berbagai daerah di Indonesia, namun bagi publik, hal ini tetap menjadi rapor merah bagi kesiapan mitigasi serangan siber di tingkat lokal.
ADVERTISEMENT
🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun dalam keterangannya pada Kamis (5/2/2026) Hasnuddin memastikan bahwa data-data penting milik pemerintah daerah masih dalam kondisi aman karena peretas hanya mengubah tampilan depan (deface) dan mengalihkan tautan, kerugian immaterial tetap tidak dapat dihindari. Alihnya fungsi situs pemerintah menjadi media promosi judi online dinilai sangat mencoreng kredibilitas institusi publik di mata masyarakat.
Menanggapi situasi yang kian mendesak ini, pihak Diskominfotiksandi menyatakan tengah menyiapkan pola pengamanan baru serta perangkat pendukung tambahan yang akan diimplementasikan sepanjang tahun ini. Langkah ini diharapkan bukan sekadar menjadi pemadam kebakaran atas insiden yang sudah terjadi, melainkan transformasi total untuk memperkuat kedaulatan digital di lingkungan Pemkab Sumbawa.
🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Kini masyarakat menanti, sejauh mana perangkat dan pola baru tersebut mampu membentengi situs-situs publik dari serbuan konten judi online yang semakin agresif.




























