Gerak Cepat, Pemkot Mataram Siapkan 600 Porsi Makanan untuk Korban Banjir Rob

Friday, 23 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

406 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Sosial menunjukkan respons cepat dalam menangani warga yang terdampak fenomena banjir rob di kawasan pesisir. Sebagai bentuk penanganan darurat, pihak pemerintah telah mendirikan dapur umum dan mendistribusikan ratusan porsi makanan siap saji.

Kepala Dinas Sosial Kota Mataram menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan setidaknya 600 porsi makanan untuk warga yang rumahnya terendam air laut pasang. Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga, terutama pangan, tetap terpenuhi di tengah situasi sulit.

Target Distribusi: Warga di titik-titik terparah sepanjang pesisir pantai Mataram.

Jenis Bantuan: Makanan siap santap untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.

Fasilitas: Pengaktifan dapur umum dengan personel yang siap siaga selama masa darurat.

Banjir rob yang terjadi belakangan ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan pasang air laut yang tinggi. Beberapa pemukiman warga di pinggir pantai mengalami kerusakan ringan hingga genangan yang mengganggu aktivitas rumah tangga, termasuk kegiatan memasak.

“Kami memastikan tidak ada warga yang kelaparan. Dapur umum akan terus beroperasi selama kondisi belum kembali normal dan warga masih kesulitan beraktivitas di rumah masing-masing,” ujar perwakilan Dinas Sosial Kota Mataram.

🔗 Baca juga: Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Selain bantuan makanan, Pemkot Mataram melalui BPBD dan instansi terkait terus melakukan pemantauan di sepanjang garis pantai. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi susulan yang diprediksi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Kerap Dikeluhkan, Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Jadi Lebih Nyaman
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:17 WITA

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:49 WITA

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA