304 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Sosial menunjukkan respons cepat dalam menangani warga yang terdampak fenomena banjir rob di kawasan pesisir. Sebagai bentuk penanganan darurat, pihak pemerintah telah mendirikan dapur umum dan mendistribusikan ratusan porsi makanan siap saji.
Kepala Dinas Sosial Kota Mataram menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan setidaknya 600 porsi makanan untuk warga yang rumahnya terendam air laut pasang. Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga, terutama pangan, tetap terpenuhi di tengah situasi sulit.
Target Distribusi: Warga di titik-titik terparah sepanjang pesisir pantai Mataram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Jenis Bantuan: Makanan siap santap untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.
Fasilitas: Pengaktifan dapur umum dengan personel yang siap siaga selama masa darurat.
Banjir rob yang terjadi belakangan ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan pasang air laut yang tinggi. Beberapa pemukiman warga di pinggir pantai mengalami kerusakan ringan hingga genangan yang mengganggu aktivitas rumah tangga, termasuk kegiatan memasak.
“Kami memastikan tidak ada warga yang kelaparan. Dapur umum akan terus beroperasi selama kondisi belum kembali normal dan warga masih kesulitan beraktivitas di rumah masing-masing,” ujar perwakilan Dinas Sosial Kota Mataram.
🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Selain bantuan makanan, Pemkot Mataram melalui BPBD dan instansi terkait terus melakukan pemantauan di sepanjang garis pantai. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi susulan yang diprediksi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.




























