Ketua DPRD Kota Bima dan PPK Turun Lapangan, Pastikan Drainase Primer NUFReP Bebas Kendala Lahan

Tuesday, 20 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

519 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

KOTA BIMA – Ketua DPRD Kota Bima melakukan peninjauan lapangan secara intensif di wilayah Kelurahan Santi dan Monggonao, Kota Bima, pada Selasa (20/12/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kelancaran pembangunan drainase primer dalam proyek National Urban Flood Resilience Program (NUFReP) yang sempat terkendala persoalan lahan.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua DPRD didampingi langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) NUFReP, Keduanya berinteraksi langsung dengan warga pemilik lahan guna mencari titik temu demi kelanjutan proyek strategis penanggulangan banjir tersebut.

PPK NUFReP, Dinul Hayat, menjelaskan bahwa wilayah Santi Monggonao merupakan titik krusial bagi aliran drainase primer. Menurutnya, kepastian lahan sangat menentukan ketepatan waktu pengerjaan fisik di lapangan.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini Ketua DPRD Kota Bima turun bersama Anggota Komisi III DPRD Kota Bima untuk memastikan bahwa area pengerjaan di Kelurahan Santi dan Monggonao sudah benar-benar siap secara sosial maupun teknis. Kami bersyukur dan sangat berterimakasih kepada ketua DPRD Kota Bima karena langsung terjun langsung mau melakukan pendekatan langsung dengan pemilik lahan sehingga masalah lahan untuk drainase primer dapat kita selesaikan secara persuasif,” ujar Dinul Hayat di lokasi proyek.

Ketua DPRD Kota Bima menegaskan dukungannya terhadap kinerja PPK dan tim teknis di lapangan. Ia berharap masyarakat Kelurahan Santi dan Monggonao dapat mendukung penuh proyek ini, mengingat dampaknya yang sangat besar bagi keamanan kota dari ancaman banjir.

“Pemerintah dan DPRD hadir di sini untuk memberikan solusi. Bersama Pak Dinul selaku PPK, kita pastikan hak-hak warga diperhatikan tanpa mengabaikan kepentingan umum. Alhamdulillah, kendala lahan di titik ini sudah menemukan titik terang,” kata Ketua DPRD.

🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Hingga Selasa siang, alat berat terpantau mulai bergerak di beberapa titik yang telah dinyatakan bersih (clear). Penuntasan masalah lahan di Kelurahan Santi Monggonao ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan seluruh segmen proyek NUFReP di Kota Bima yang ditargetkan tuntas tepat waktu.

Berita Terkait

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN
Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor
Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Perkuat Subsidi Tepat, Tingkatkan Layanan QR Code di Jawa Timur
PC IPNU-IPPNU Kota Bima Gelar MAKESTA, Perkuat Kaderisasi Pelajar NU di Pulau Sumbawa

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 15:32 WITA

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Saturday, 9 May 2026 - 14:17 WITA

Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA