Ketua DPRD Kota Bima dan PPK Turun Lapangan, Pastikan Drainase Primer NUFReP Bebas Kendala Lahan

Tuesday, 20 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

620 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

KOTA BIMA – Ketua DPRD Kota Bima melakukan peninjauan lapangan secara intensif di wilayah Kelurahan Santi dan Monggonao, Kota Bima, pada Selasa (20/12/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kelancaran pembangunan drainase primer dalam proyek National Urban Flood Resilience Program (NUFReP) yang sempat terkendala persoalan lahan.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua DPRD didampingi langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) NUFReP, Keduanya berinteraksi langsung dengan warga pemilik lahan guna mencari titik temu demi kelanjutan proyek strategis penanggulangan banjir tersebut.

PPK NUFReP, Dinul Hayat, menjelaskan bahwa wilayah Santi Monggonao merupakan titik krusial bagi aliran drainase primer. Menurutnya, kepastian lahan sangat menentukan ketepatan waktu pengerjaan fisik di lapangan.

“Hari ini Ketua DPRD Kota Bima turun bersama Anggota Komisi III DPRD Kota Bima untuk memastikan bahwa area pengerjaan di Kelurahan Santi dan Monggonao sudah benar-benar siap secara sosial maupun teknis. Kami bersyukur dan sangat berterimakasih kepada ketua DPRD Kota Bima karena langsung terjun langsung mau melakukan pendekatan langsung dengan pemilik lahan sehingga masalah lahan untuk drainase primer dapat kita selesaikan secara persuasif,” ujar Dinul Hayat di lokasi proyek.

Ketua DPRD Kota Bima menegaskan dukungannya terhadap kinerja PPK dan tim teknis di lapangan. Ia berharap masyarakat Kelurahan Santi dan Monggonao dapat mendukung penuh proyek ini, mengingat dampaknya yang sangat besar bagi keamanan kota dari ancaman banjir.

“Pemerintah dan DPRD hadir di sini untuk memberikan solusi. Bersama Pak Dinul selaku PPK, kita pastikan hak-hak warga diperhatikan tanpa mengabaikan kepentingan umum. Alhamdulillah, kendala lahan di titik ini sudah menemukan titik terang,” kata Ketua DPRD.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Hingga Selasa siang, alat berat terpantau mulai bergerak di beberapa titik yang telah dinyatakan bersih (clear). Penuntasan masalah lahan di Kelurahan Santi Monggonao ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan seluruh segmen proyek NUFReP di Kota Bima yang ditargetkan tuntas tepat waktu.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Friday, 24 July 2026 - 19:43 WITA

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA