Home / Bima / NTB

MISTERI SANGEANG API: Benarkah Hilangnya Kifen Berkaitan dengan Baku Tembak Pemburu Liar di Komodo?

Saturday, 27 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,072 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Kasus hilangnya Kifen (18), pemuda asal Bima yang dilaporkan hilang saat berburu di Gunung Sangeang Api sejak 14 Desember 2025, kini memasuki babak baru yang penuh teka-teki. Alih-alih murni kecelakaan saat berburu, kini berkembang spekulasi liar di kalangan warganet yang mengaitkan hilangnya Kifen dengan peristiwa baku tembak polisi di Taman Nasional (TN) Komodo.

Berikut adalah rangkuman fakta dan analisis di balik rumitnya kasus ini:

Kronologi Hilangnya Kifen di Sangeang Api

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun, Kifen dilaporkan hilang pada 14 Desember 2025 saat mencari kambing liar. Upaya pencarian telah dilakukan secara masif:

1. Pencarian Mandiri: Rekan dan warga mulai mencari sejak 15 Desember namun nihil.

2. Operasi SAR: Tim Sar sempat turun ke lokasi, namun tidak menemukan jejak sedikitpun hingga pencarian sempat dihentikan atas permintaan keluarga.

3. Operasi SAR: Tim SAR Pos Bima sempat turun ke lokasi, namun tidak menemukan jejak sedikitpun hingga pencarian sempat dihentikan atas permintaan keluarga.

4. Update Terbaru: Pada Jumat (26/12), tim Polres Bima Kota kembali ke Pulau Sangeang membawa perlengkapan lengkap, termasuk kantong jenazah. Hingga Sabtu malam, publik masih menanti laporan resmi hasil penyelidikan tersebut.

Benang Merah: Kasus Perburuan Liar di TN Komodo

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Spekulasi warganet bukan tanpa alasan. Di waktu yang hampir bersamaan dengan hilangnya Kifen, terjadi peristiwa besar di perairan Selat Sape:

1. Waktu yang Berdekatan: Pada Minggu dini hari (14/12), tim gabungan menggagalkan aksi pemburu liar di TN Komodo.

2. Kontak Senjata: Terjadi baku tembak antara polisi dan pemburu. Polisi berhasil menangkap 3 orang (AB, AD, dan YM), namun 5 orang lainnya berhasil kabur, di mana salah satunya dilaporkan terluka.

3. Barang Bukti: Polisi menemukan senjata api rakitan, amunisi kaliber
5.56 mm, dan bangkai rusa timur.

Spekulasi Warganet dan Komentar Akademisi

Masyarakat di Bima dan Dompu menduga bahwa Kifen sebenarnya tidak hilang di Sangeang Api karena kecelakaan, melainkan merupakan salah satu pelaku yang kabur dalam insiden di Komodo. Muncul dugaan bahwa laporan “hilang di Sangeang” hanyalah skenario untuk melindungi Kifen dari jeratan hukum.

Dugaan ini semakin kuat setelah Rektor UM Bima, Dr. Ridwan, turut bersuara di media sosial. Beliau menyoroti beberapa poin krusial:

“Waktu peristiwa di Komodo bersamaan dengan hilangnya Kifen. Baju dan paras tersangka yang ditahan di peristiwa Komodo sama dengan baju dan postur dalam foto di TikTok Kifen,” tulis Dr. Ridwan dalam unggahannya.

Menanti Jawaban Polres Bima Kota

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah ada keterkaitan langsung antara Kifen dan kelompok pemburu liar di Komodo. Kehadiran tim polisi dengan kantong jenazah di Pulau Sangeang menjadi sinyal kuat bahwa ada temuan penting yang akan segera diungkap.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Apakah Kifen benar-benar korban kecelakaan di gunung, ataukah ia merupakan bagian dari sindikat pemburu liar yang mencoba menghindar dari kejaran aparat? Publik menanti transparansi dari hasil penyelidikan Polres Bima Kota.

Perbandingan Kasus

Kasus kifen Tanggal Kejadian14 Desember 2025.

Kasus TN Komodo 14 Desember 2025.

Kasus kifen laporannya terjadi di
Gunung Sangeang Api.

Kasus TN Komodo Selat Sape / TN Komodo.

Aktivitas kasus, sama-sama berburu.

Kasus Pulau sangiang dinyatakan kifen hilang, Kasus TN Komodo
3 Ditangkap, 5 Kabur (1 Luka).
TN Komodo

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA