Viral Isu Bantuan Beras Rp 60 Ribu/Kg, Mentan Minta Maaf: Itu Salah Tulis

Thursday, 11 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

427 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait beredarnya data rincian bantuan beras untuk korban bencana yang sempat viral karena disebut berharga Rp 60.000 per kilogram. Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu sorotan publik.

Rincian bantuan yang beredar mencantumkan angka 21.874 (volume beras) dengan nilai total Rp 1,3 miliar. Data tersebut kemudian diinterpretasikan oleh warganet sehingga tampak seolah-olah harga beras dalam bantuan itu mencapai Rp 60 ribu per kilogram, di atas harga pasar umum.

Namun, Amran menegaskan bahwa terjadi kekeliruan penulisan data dalam dokumen internal yang viral tersebut. Nilai yang ditampilkan bukan bermaksud sebagai harga per kilogram, melainkan jumlah paket bantuan. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, sehingga perhitungan Rp 60.000 itu bukan harga per kilogram, melainkan harga per paket bantuan.

Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan administrasi penulisan yang kemudian menimbulkan misinterpretasi di masyarakat. Amran juga menegaskan bahwa niat pemberian bantuan untuk meringankan beban korban bencana di Sumatera tetap berjalan sesuai tujuan.

Kementerian Pertanian pun menyatakan siap menjelaskan data yang benar dan memperbaiki informasi agar publik tidak keliru dalam melihat rincian bantuan tersebut.

🔗 Baca juga: Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

sumber : CNN Indonesia

Berita Terkait

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB
Mata Rantai Terbongkar! Terduga Pengirim Sabu Talabiu Diamankan Polda NTB, AKP Dediansyah: Tak Ada Kompromi, kami akan kejar !
Wagub NTB Pastikan Masukan DPRD Jadi Dasar Pembenahan Tata Kelola APBD

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Thursday, 9 July 2026 - 09:32 WITA

Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN

Tuesday, 7 July 2026 - 21:11 WITA

Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB

Berita Terbaru