Viral Isu Bantuan Beras Rp 60 Ribu/Kg, Mentan Minta Maaf: Itu Salah Tulis

Thursday, 11 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

364 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait beredarnya data rincian bantuan beras untuk korban bencana yang sempat viral karena disebut berharga Rp 60.000 per kilogram. Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu sorotan publik.

Rincian bantuan yang beredar mencantumkan angka 21.874 (volume beras) dengan nilai total Rp 1,3 miliar. Data tersebut kemudian diinterpretasikan oleh warganet sehingga tampak seolah-olah harga beras dalam bantuan itu mencapai Rp 60 ribu per kilogram, di atas harga pasar umum.

Namun, Amran menegaskan bahwa terjadi kekeliruan penulisan data dalam dokumen internal yang viral tersebut. Nilai yang ditampilkan bukan bermaksud sebagai harga per kilogram, melainkan jumlah paket bantuan. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, sehingga perhitungan Rp 60.000 itu bukan harga per kilogram, melainkan harga per paket bantuan.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan administrasi penulisan yang kemudian menimbulkan misinterpretasi di masyarakat. Amran juga menegaskan bahwa niat pemberian bantuan untuk meringankan beban korban bencana di Sumatera tetap berjalan sesuai tujuan.

Kementerian Pertanian pun menyatakan siap menjelaskan data yang benar dan memperbaiki informasi agar publik tidak keliru dalam melihat rincian bantuan tersebut.

🔗 Baca juga: Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

sumber : CNN Indonesia

Berita Terkait

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern
Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN
Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor
Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan
Komdigi Batasi Medsos Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Perkuat Subsidi Tepat, Tingkatkan Layanan QR Code di Jawa Timur
Pertamina Siagakan 2.795 Kilo Liter Avtur untuk Penerbangan Haji Embarkasi Lombok

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 15:32 WITA

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Saturday, 9 May 2026 - 14:17 WITA

Gubernur Targetkan Jalan Lenangguar–Lunyuk Tuntas Akhir Mei, Fokus Mitigasi Longsor

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Berita Terbaru

Foto : kominfo NTB

Kesehatan

Gubernur Dorong Transformasi RSUP NTB Menuju Pelayanan Modern

Sunday, 17 May 2026 - 12:27 WITA

Kesehatan

Pemprov NTB Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN

Monday, 11 May 2026 - 15:13 WITA

Mataram

Guru Berkarakter Jadi Kunci Pendidikan NTB Masa Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:20 WITA