Kamu Adalah Pengecut Bajingan: Raffi Ultimatum Keras Untuk Pemyebar Fitnah Kasus Suap

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

9,195 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Jakarta – Presenter Raffi Ahmad akhirnya memberikan respons tegas terhadap narasi liar yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan suap impor yang melibatkan perusahaan bernama Blu-ray. Didampingi pengacara Hotman Paris, Raffi meluapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah di media sosial tanpa memiliki bukti.

​”Bagi yang buat medsos mengaitkan Raffi Ahmad sebagai bagian dari Blu-ray menyogok Bea Cukai tapi tidak berani datang (untuk konfrontasi), berarti kamu adalah bajingan pengecut yang sakit jiwa,” tegas Raffi Ahmad dalam konferensi pers, Kamis (11/6/2026).

Raffi menegaskan bahwa isu yang beredar adalah hoaks yang tidak berdasar. Ia memaparkan fakta bahwa pertemuan dirinya dengan pihak Blu-ray di Amerika Serikat hanyalah pertemuan singkat yang tidak direncanakan. Saat itu, ia hanya bersikap sopan dengan meladeni permintaan foto dari penggemar di depan toko, namun tidak pernah ada transaksi maupun pemesanan barang seperti yang dituduhkan.

​”Saya kenal saja tidak, apalagi memesan barang. Bahkan, ada bukti chat dari staf perusahaan tersebut yang menyatakan penyesalan karena saya dituduh terlibat, padahal mereka sendiri tahu saya menolak pemberian mereka,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengacara Hotman Paris turut menegaskan bahwa tidak ada peristiwa pidana dalam kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa saksi dari pihak perusahaan terkait pun telah mencabut keterangannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sempat menyeret nama Raffi.

Raffi, yang kini mengemban amanah sebagai utusan khusus presiden, menyatakan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam. Ia dan tim hukumnya saat ini tengah menginventarisir akun-akun media sosial yang dinilai telah melakukan pencemaran nama baik secara keji.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

​”Saya memaafkan orang yang berbuat salah, tapi karena sekarang kondisi saya diberikan amanah oleh negara, saya harus meluruskan masalah ini dengan sebenar-benarnya agar tidak menjadi bola liar yang merugikan instansi,” tutup Raffi.

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA