Jangan Jadi Fitnah,” Wali Kota Bima Tegaskan Tak Ada Ipar ASN, Istri Sudah Mengabdi 33 Tahun

Sunday, 5 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

491 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Setelah ramai diperbincangkan di media sosial terkait dugaan penempatan istri dan iparnya pada jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Wali Kota Bima Arahman Abidin akhirnya memberikan klarifikasi melalui pernyataan resminya.

Dalam keterangannya, Arahman mengaku menerima pesan WhatsApp dari rekannya yang menanyakan kebenaran informasi yang tengah viral tersebut. Menurutnya, isu itu perlu diluruskan agar tidak berkembang menjadi fitnah di tengah masyarakat.

Arahman menegaskan bahwa sejak dilantik sebagai Wali Kota Bima pada Februari 2025, dirinya telah disumpah untuk taat pada aturan dan menjaga amanah rakyat. Meski berasal dari keluarga besar, ia memastikan hubungan kekeluargaan tidak menjadi dasar dalam mengambil keputusan di lingkungan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di meja kerja saya, tidak ada keluarga atau bukan keluarga. Ukurannya cuma satu, benar atau salah. Yang melanggar saya proses, yang berprestasi saya apresiasi, siapa pun orangnya,” tegasnya.

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Ia juga menekankan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) wajib bekerja secara profesional. Penilaian terhadap ASN, kata dia, didasarkan pada kompetensi, integritas, dan hasil kerja, bukan karena hubungan keluarga.

Terkait isu yang menyebut adanya iparnya yang menjabat sebagai pejabat di Pemkot Bima, Arahman membantah kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari 10 saudara perempuannya, hanya tiga yang memiliki suami berstatus ASN dan seluruhnya telah pensiun. Sementara tujuh lainnya memiliki suami yang bukan ASN.

“Artinya, tidak ada lagi ipar saya yang ASN, apalagi menjadi pejabat,” jelasnya.
Mengenai istrinya, Badrah Ekawati, SE., Str.Keb.,

Arahman menyampaikan bahwa sang istri telah menjadi PNS sejak 1993 atau telah mengabdi selama 33 tahun, jauh sebelum dirinya terjun ke dunia politik. Menurutnya, seluruh jenjang karier istrinya ditempuh melalui proses yang sesuai ketentuan.

Ia merinci, istrinya memulai karier sebagai staf selama 20 tahun, kemudian menjadi Kasi Promosi Kesehatan pada 2013, Kabid Promosi Kesehatan pada Agustus 2016, serta memperoleh golongan IV/a sejak April 2017. Selain itu, istrinya juga telah menempuh berbagai jenjang pendidikan di bidang kesehatan hingga profesi bidan serta meraih gelar Sarjana Ekonomi.

Arahman menegaskan, proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Bima telah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), sistem merit, serta memperoleh Persetujuan Teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

“Saya sadar tidak semua orang akan puas. Bagi saya, ketidakpuasan itu bagian dari demokrasi. Tugas saya menjawabnya dengan kerja, bukan dengan janji,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Arahman berharap birokrasi di Kota Bima tetap menjunjung profesionalisme, objektivitas, dan kepatuhan terhadap aturan. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberi ruang bagi putra-putri terbaik Bima berdasarkan kemampuan dan kinerja, bukan latar belakang keluarga.

Pernyataan tersebut disampaikan akun Facebooknya pada 4 Juli 2026 sebagai klarifikasi atas isu yang ramai beredar di media sosial.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA