Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu

Friday, 12 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ompunet

Foto: Ompunet

993 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) Kabupaten Bima memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan dan keberhasilan Kasat Resnarkoba Polres Bima yang baru, AKP Dediansyah, S.E. Langkah berani kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika tanpa pandang bulu dibuktikan dengan diringkusnya seorang perempuan berinisial EES (39), yang diketahui merupakan oknum anggota Bhayangkari (istri polisi) Polres Dompu.

Ketua GPAN Bima, Lalas Kurniawan, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa nakhoda baru Satresnarkoba Polres Bima tidak main-main dalam menyikat jaringan barang haram di wilayahnya, sekalipun menyentuh keluarga institusi Polri sendiri.

“Ini bukti bahwa Kasat Narkoba Polres Bima yang baru ini serius memberantas narkoba, ia tegas bahkan tidak pandang bulu,” ungkap Lalas dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Lalas berharap momentum ini dapat menjadi pintu masuk bagi pihak kepolisian untuk terus membongkar jaringan yang lebih luas dan mengejar para bandar besar yang beroperasi di wilayah Bima.

“Kami berharap Pak Kasat membuka kasus besar lainnya ke depan. Kami akan mendukung dan semaksimal mungkin akan selalu berkolaborasi tentang pemberantasan narkoba,” pungkas Lalas tegas.

Kronologi Penggerebekan dan Barang Bukti Puluhan Juta

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Aksi penangkapan yang menuai pujian pemuda anti-narkoba ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bima, AKP Dediansyah, S.E., pada Minggu malam (7/6/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Petugas menggerebek kediaman EES di RT 04 RW 02 Desa Sandue, Kecamatan Sanggar.

Kapolres Bima, AKBP Muh. Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., melalui AKP Dediansyah, menjelaskan bahwa tindakan tegas ini bermula dari informasi masyarakat yang langsung diterima oleh Kapolres terkait adanya aktivitas transaksi narkoba di rumah terduga pelaku.

Dengan disaksikan oleh Kepala Desa Sandue, Muhdar, dan Kepala Dusun, Jumadin, petugas melakukan penggeledahan di kamar pelaku dan berhasil menyita sejumlah barang bukti yang disembunyikan di dalam tas di lemari, antara lain:

Sabu: 1 poket kristal bening dengan berat bruto 5,26 gram.

Obat Terlarang: 20 tablet Tramadol.

Uang Tunai: Rp22.092.500,- (diduga kuat hasil penjualan narkoba).

Alat Isap & Komunikasi: Plastik klip kosong, kaca silinder, sedotan runcing, tutup bong, dan 2 unit telepon genggam.

Dalam pemeriksaan awal, EES mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang berinisial EL di wilayah Kecamatan Sanggar menggunakan sistem tempel (ranjau).

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Terkait status suaminya yang merupakan anggota Polri aktif, pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pendalaman. Namun berdasarkan keterangan Kepala Desa, pasutri tersebut diketahui sudah pisah rumah sejak Agustus 2025. Saat penangkapan terjadi, sang suami sedang berada di masjid setelah siangnya datang hanya untuk menemani anaknya yang sedang ujian sekolah.

Komitmen Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Keberhasilan ini juga disebut sebagai implementasi nyata dari instruksi Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., mengenai komitmen pakta integritas memerangi narkoba.

Kapolres Bima kembali menegaskan bahwa jajarannya tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang terlibat narkoba di wilayah hukum Polres Bima. “Kami berkomitmen untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum. Tidak ada ruang bagi pelaku, tanpa melihat status, profesi, maupun latar belakang yang bersangkutan,” tegas Kapolres.

Saat ini, EES bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polres Bima guna menjalani proses hukum lanjutan, termasuk tes urine dan uji laboratorium forensik. Terduga pelaku kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA