727 kali dibaca
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.
JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah M Fahmid, menekankan pentingnya melihat transisi energi tidak hanya sebagai upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Menurut Mirah, ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil yang tinggi emisi harus segera dikurangi. Transisi menuju energi terbarukan dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan kemandirian energi yang lebih stabil dan berkelanjutan, sekaligus meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan.
”Manfaat energi terbarukan tidak boleh hanya berhenti pada aspek lingkungan saja. Kita harus memastikan bahwa transisi ini mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sehingga tidak lagi rentan terhadap gejolak pasar energi global,” ujar Mirah.
🔗 Baca juga: Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengembangan energi bersih diharapkan dapat menjadi solusi bagi daerah-daerah di Indonesia, termasuk NTB, untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal. Dengan beralih ke sumber energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat menikmati dampak positif secara ekonomi dalam jangka panjang.
🔗 Baca juga: Tegaskan Aksi Damai, Mahasiswa UI : Kami Bukan KKB Dalam Aksi Indonesia Bangrut




























