LPG 3 Kg Tembus Rp50 Ribu di Dompu, Mirah Midadan Semprot Sistem Distribusi!

Wednesday, 10 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

905 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Dompu- Kelangkaan dan melonjaknya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, menuai sorotan dari Anggota DPD RI, Mirah Midadan. Harga LPG bersubsidi yang dilaporkan mencapai Rp50.000 per tabung dinilai jauh melampaui harga yang seharusnya diterima masyarakat.

Mirah Midadan menyatakan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi tersebut karena dinilai sangat membebani masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi sasaran utama program subsidi energi pemerintah.

“Saya memberikan atensi penuh terkait kelangkaan dan lonjakan harga LPG 3 kg di Kecamatan Pekat, Dompu, yang mencapai Rp50.000 per tabung, jauh di atas harga resmi. Tentu kondisi ini membebani masyarakat berpenghasilan rendah dan diduga dipicu oleh penyimpangan distribusi serta praktik oknum di lapangan,” ujar Mirah dalam keterangannya (Rabu, 10 Juni 2026) .

Menurutnya, persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat. Ia menduga terdapat persoalan dalam rantai distribusi yang menyebabkan LPG subsidi sulit diperoleh dengan harga yang wajar.

Karena itu, Mirah mendesak pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap jalur distribusi LPG subsidi, mulai dari tingkat agen hingga pengecer. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan yang menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga di tengah masyarakat.

“Saya mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan audit menyeluruh dari agen hingga pengecer, memperketat pengawasan, serta menindak tegas pelanggaran distribusi subsidi,” tegasnya.

Selain meminta tindakan dari pemerintah, Mirah juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi penyaluran LPG subsidi. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting agar praktik-praktik yang merugikan masyarakat dapat segera terungkap.

“Saya juga mengajak masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan penyimpangan. Subsidi energi itu harus tepat sasaran agar benar-benar dirasakan oleh rakyat kecil sesuai amanat kebijakan pemerintah dan pengawasan yang ketat,” katanya.

🔗 Baca juga: Tegaskan Aksi Damai, Mahasiswa UI : Kami Bukan KKB Dalam Aksi Indonesia Bangrut

Mirah berharap berbagai pihak dapat segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram tetap terjaga dan dijual sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban akibat dugaan penyimpangan distribusi subsidi energi.

Hingga berita ini ditulis, masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Pekat masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga yang terjangkau. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan langkah evaluasi guna memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Berita Terkait

Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu
Tegaskan Aksi Damai, Mahasiswa UI : Kami Bukan KKB Dalam Aksi Indonesia Bangrut
Anggota DPD RI dapil NTB Mirah M Fahmid Dorong Transisi Energi Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pemkot Bima Salurkan PKH Daerah 2026 Untuk 1.200 Keluarga
Anak Tidak Boleh Dipaksa Berdamai Dengan Luka: Ketua DPRD NTB Serukan Reformasi Perlindungan Santri
Kamu Adalah Pengecut Bajingan: Raffi Ultimatum Keras Untuk Pemyebar Fitnah Kasus Suap
Tidak Pandang Bulu, Kapolres Bima Instruksikan Kasat Resnarkoba Ringkus Oknum Bayangkari Polres Dompu terlibat Narkoba
Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 23:46 WITA

Baru Menjabat GPAN Apresiasi Ketegasan Kasat Narkoba Polres Bima, Ringkus Oknum Istri Polisi Tanpa Pandang Bulu

Friday, 12 June 2026 - 17:11 WITA

Tegaskan Aksi Damai, Mahasiswa UI : Kami Bukan KKB Dalam Aksi Indonesia Bangrut

Friday, 12 June 2026 - 13:06 WITA

Anggota DPD RI dapil NTB Mirah M Fahmid Dorong Transisi Energi Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Thursday, 11 June 2026 - 23:03 WITA

Pemkot Bima Salurkan PKH Daerah 2026 Untuk 1.200 Keluarga

Thursday, 11 June 2026 - 22:45 WITA

Anak Tidak Boleh Dipaksa Berdamai Dengan Luka: Ketua DPRD NTB Serukan Reformasi Perlindungan Santri

Berita Terbaru

Foto : Diskominfotik Kota Bima

Bima

Pemkot Bima Salurkan PKH Daerah 2026 Untuk 1.200 Keluarga

Thursday, 11 Jun 2026 - 23:03 WITA