Bantah Klaim Lalu Imam Haromain Soal KTA, Made Rai: Demokrat Pantang Membajak Nama Orang

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

428 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Pernyataan Lalu Imam Haromain yang mengaku tidak pernah mendaftar dan tidak tahu-menahu soal Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat atas nama dirinya, menuai reaksi dari internal partai berlambang mercy tersebut.

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat, Letkol Inf. (Purn.) Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M., mengatakan partainya tidak pernah mengklaim nama seseorang sebagai anggota.

“Kami pantang membajak nama seseorang sebagai anggota partai kami. Demokrat tidak pernah punya reputasi seperti itu,” tegas Made Rai di Mataram, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Made Rai menjelaskan, Demokrat adalah partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada siapa pun warga negara Indonesia untuk mendaftar sebagai anggota.

Begitu pula sebaliknya, partai juga membebaskan siapa saja yang sudah memiliki KTA untuk mengundurkan diri kapan saja.

“Jadi, walaupun usia keanggotaannya hanya hitungan jam atau hitungan hari, silahkan mengajukan pengunduran diri secara resmi,” ujarnya.

🔗 Baca juga: Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Secara terpisah, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Demokrat NTB Surya Dinata Umar mempertanyakan sikap Lalu Imam Haromain.

“Apa untungnya bagi kami membegal keanggotaan seseorang? Kami tidak pernah melakukan cara-cara yang tidak elegan seperti itu,” tukasnya.

Surya mengungkapkan proses pendaftaran anggota di Partai Demokrat harus menyertakan data pribadi dan persyaratan administratif termasuk KTP.

“Tidak mungkin seseorang bisa mendaftar jika tidak memenuhi persyaratan administratif termasuk KTP,” tegasnya.

Untuk itu Surya Dinata meminta Lalu Imam Haromain membuat surat pernyataan pengunduran diri dari Partai Demokrat secara resmi jika memang benar ingin keluar dari keanggotaan.

Sebelumnya, muncul pemberitaan di sejumlah media lokal bahwa Lalu Imam Haromain menyatakan tidak pernah mengajukan permohonan, tidak pernah mendaftar, dan tidak mengetahui proses penerbitan KTA Partai Demokrat atas nama dirinya.

Pernyataan adik kandung Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal tersebut muncul di tengah persiapan Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat NTB.

🔗 Baca juga: Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Ada spekulasi yang menyebut Imam Haromain akan maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat NTB periode selanjutnya, meski pihak partai membantah kabar tersebut.

“Barangkali itu isu yang beredar di luar, ya. Yang jelas di internal partai, kami tidak pernah mendengar dan tidak pernah membahas kabar itu,” kata Surya.

Surya Dinata menyatakan setiap kader keberatan jika nama besar Partai Demokrat hanya didompleng untuk kepentingan popularitas pribadi.

“Kita tidak perlu menunjuk nama. Kalau pun benar ada pihak-pihak yang melakukan hal seperti itu, itu sangat tidak etis dan tidak elegan,” tandasnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Atasi Banjir Kiriman, Wali Kota Bima Sinergikan Rehabilitasi Hulu dengan Kementerian LH

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Friday, 10 July 2026 - 18:55 WITA

Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WITA

Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil

Berita Terbaru