Berawal dari Ajak ‘Main Bertiga’, Pemilik Hotel Asal Selandia Baru Dilaporkan ke Polda NTB atas Dugaan Perbudakan Seksual

Saturday, 31 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

514 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

MATARAM – Seorang oknum Warga Negara (WN) Selandia Baru yang memiliki hotel di kawasan Sekotong, Lombok Barat, dilaporkan ke Polda NTB. Laporan ini mencuat setelah pelaku diduga memaksa sejumlah korban untuk melakukan hubungan seksual menyimpang dengan modus “main bertiga”.

Direktur Dit PPA-PPO Polda NTB, Kombes Pol Ni Made Pujawati, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut pada Kamis sore (29/1/2026). Saat ini, kepolisian tengah melakukan verifikasi awal terhadap laporan yang masuk.

Keempat korban—tiga perempuan dan satu laki-laki—didampingi oleh BKBH Universitas Mataram (Unram) saat melapor. Ketua BKBH Unram, Joko Jumadi, membeberkan bahwa kasus ini bermula dari kedekatan salah satu korban dengan pelaku yang menjanjikan pernikahan.
​Namun, dalam pelaksanaannya, korban justru dipaksa melayani fantasi seksual pelaku yang tidak wajar.

Modus Operandi: Pelaku memaksa korban melakukan hubungan seksual bertiga (threesome), baik formasi dua perempuan dengan pelaku, maupun dua laki-laki dengan satu perempuan.

​Waktu Kejadian: Dugaan kekerasan seksual ini terjadi secara berulang pada periode Juli hingga September 2025.

​Keterlibatan Istri: Diduga, istri pelaku juga memiliki kelainan seksual yang sama, di mana mereka merasa terangsang saat melihat atau melibatkan orang lain dalam hubungan badan.

Joko Jumadi menegaskan bahwa perilaku oknum WNA ini mengarah pada penyimpangan seksual yang sangat serius. Sebagai penguat laporan, pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti digital kepada pihak kepolisian.

🔗 Baca juga: Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

​“Kami punya videonya. Penyimpangan seksual ini kok ada dan menyita perhatian. Ini yang kemudian kami dalami,” tegas Joko yang juga menjabat Ketua LPA Mataram.

Selain video, bukti lain berupa riwayat percakapan (chat) dan foto juga telah diserahkan untuk menjerat pelaku atas dugaan kekerasan seksual fisik dan perbudakan seksual.

Berita Terkait

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Menko AHY: Swasembada Pangan Dimulai dari Air, dan Air Dimulai dari Bendungan yang Terhubung dengan Irigasi
Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil
Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN
Mata Rantai Terbongkar! Terduga Pengirim Sabu Talabiu Diamankan Polda NTB, AKP Dediansyah: Tak Ada Kompromi, kami akan kejar !
Dinilai Pasif Terkait Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa, Mori Hanafi Bakal Didemo di Rakerwil NasDem NTB

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Wednesday, 15 July 2026 - 14:58 WITA

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Saturday, 11 July 2026 - 10:26 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

Thursday, 9 July 2026 - 19:52 WITA

Resmi Dilantik, Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Kecam Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil

Thursday, 9 July 2026 - 09:32 WITA

Pemprov NTB Luruskan Viral Video: Analisis Kebahasaan Tunjukkan Kritik Ditujukan Kepada Individu, Bukan AL-QUR’AN

Berita Terbaru