PMII Bima Kritik Keras Istri Bupati: Dinilai Terlalu Intervensi Kebijakan dan Rusak Etika Demokrasi

Friday, 9 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

645 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bima, Wira Purdiawan Putra, melontarkan kritik tajam terhadap peran Istri Bupati Bima yang juga menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Bima. Wira menilai, sosok yang seharusnya menjalankan fungsi checks and balances tersebut justru kerap mengintervensi kebijakan eksekutif yang dipimpin suaminya.

Menurut Wira, fenomena istri kepala daerah yang terlalu jauh mencampuri tata kelola pemerintahan merupakan sinyal buruk bagi demokrasi dan prinsip good governance di Kabupaten Bima.

“Istri kepala daerah yang doyan mengintervensi tata kelola pemerintahan mencerminkan kemunduran serius dalam etika demokrasi. Kekuasaan yang seharusnya amanah justru dipersempit menjadi kepentingan keluarga, di mana jabatan publik diperlakukan layaknya aset pribadi,” tegas Wira kepada media, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Wira menjelaskan bahwa intervensi yang berlebihan—baik dalam pengambilan keputusan birokrasi, pengelolaan anggaran, hingga penempatan pejabat—telah mengikis profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Hal ini dianggap merusak mekanisme pengawasan yang seharusnya berjalan objektif antara legislatif dan eksekutif.

Ia menambahkan, ketika relasi keluarga mendominasi urusan pemerintahan, kebijakan yang dihasilkan cenderung tidak berbasis pada kebutuhan rakyat, melainkan sarat akan konflik kepentingan.

“Akibatnya, birokrasi kehilangan independensi, budaya takut berkembang, dan pelayanan publik terdegradasi. Praktik ini menormalisasi penyalahgunaan wewenang dan membuka ruang korupsi,” lanjutnya.

Dalam keterangannya, PMII Bima juga menyentil slogan “Selamatkan Dana Mbojo” yang sempat digaungkan pada masa kampanye. Wira menilai ekspektasi besar masyarakat untuk perbaikan pemerintahan kini justru kian menjauh dari kenyataan dan membuat arah masa depan daerah semakin gelap.

Melihat kondisi tersebut, PMII Bima menyatakan bahwa keresahan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang tidak sesuai ekspektasi ini dapat menjadi pintu masuk bagi lembaga antirasuah untuk melakukan pengawasan lebih ketat.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

“Hal ini akan mempercepat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun memeriksa pelaksanaan tata kelola kepemerintahan Kabupaten Bima yang diduga kuat terindikasi tindakan KKN,” pungkas Wira.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bima maupun pihak pimpinan DPRD terkait tudingan intervensi kebijakan tersebut.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Porprov NTB dinilai Gagal; KIN Pesimis NTB Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA