Diduga Tak Berizin, 12 Alat Berat Tambang Emas Dompu Dihadang Massa di Bima

Thursday, 29 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

562 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

BIMA – Sebanyak 12 unit alat berat yang diduga diperuntukkan bagi operasional tambang emas PT PGP di Kabupaten Dompu, dihadang oleh puluhan pemuda dan mahasiswa di kawasan Pasar Amahami, Kota Bima, pada Rabu malam (28/1/2026).

Massa yang tergabung dalam lembaga Laskar Merah Putih tersebut menghentikan paksa empat unit truk tronton yang mengangkut alat-alat berat tersebut saat sedang melintas di jalur umum sekitar pukul 23.40 WITA.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Adiman—yang akrab disapa Senopati—menegaskan bahwa penghadangan dilakukan karena adanya dugaan kuat ketidaklengkapan dokumen administratif. Pihaknya mencurigai mobilisasi alat berat tersebut tidak mengantongi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Izin berlabuh dan dokumen kapal (Bill of Lading & Manifest).

Dokumen kepemilikan atau sewa alat berat.

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Dokumen pajak dan legalitas perusahaan.

Dokumen kendaraan dan kelengkapan sopir.

“Sebelum dokumen-dokumen ini dilengkapi, alat berat pertambangan tidak boleh melewati jalan umum Kota maupun Kabupaten Bima. Kami mendesak KSOP Kelas IV Bima memanggil penanggung jawab mobilisasi ini untuk memberikan penjelasan,” tegas Senopati dalam orasinya.

Alat berat tersebut diketahui didatangkan menggunakan tol laut dan bongkar muat melalui Pelabuhan Bima. Saat bergerak menuju Dompu dengan pengawalan dari personel Polres Dompu, massa menghadang mereka tepat di depan Masjid Terapung Amahami.

Situasi ini sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu, sehingga personel Polsek Rasanae Barat dan Polres Bima Kota diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penertiban.

Setelah negosiasi yang alot hingga Kamis dini hari (29/1/2026) pukul 02.30 WITA, massa tetap bersikeras menolak perjalanan dilanjutkan karena pihak pengelola tidak mampu menunjukkan dokumen yang diminta.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Akhirnya, massa mendesak pihak kepolisian untuk mengarahkan armada tersebut kembali ke titik awal. Tepat pukul 02.50 WITA, empat truk tronton yang memuat 12 unit alat berat tersebut dipaksa putar balik dan parkir kembali di dermaga Pelabuhan Bima hingga urusan administrasi diselesaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut adalah daftar nomor plat kendaraan pengangkut yang terlibat:

A 9145 U, A 9771 RA, B 9044 UFJ, A 9161 RA, B 9757 UFJ, A 9168 RA, B 9756 UFJ, A 9246 S, A 9248 S, A 9434 S, B 9383 PIA, dan satu unit tanpa plat nomor.

Laskar Merah Putih menyatakan akan terus mengawal kasus ini secara ketat guna memastikan tidak ada aturan yang dilanggar dan mencegah potensi kerugian negara dari sektor pertambangan di wilayah NTB.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Porprov NTB dinilai Gagal; KIN Pesimis NTB Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA