Sumur Warga Diduga Tercemar Minyak Milik Pertamina, Warga Minta Pemkot Bima Turun ke Wadumbolo

Tuesday, 13 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

515 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

KOTA BIMA – Seorang Ibu Rumah Tangga, Nurlailah mengeluhkan pencemaran sumber air bersih di tempat tinggalnya di Lingkungan Wadu Mbolo, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Menurutnya, pencemaran pada sumur rumah tangga bagi banyak warga di samping depot Pertamina sudah sejak lama. Ia menduga pencemaran air diakibatkan dari rembesan minyak yang ada di kilang Pertamina.

Ia meminta, sumur-sumur yang ada di Lingkungan Wadumbolo untuk ditinjau oleh Pemerintah Kota Bima yang dalam hal ini tugas Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami minta Pemerintah turun melihat langsung keadaan sumur di Wadumbolo. Keadaan pencemaran yang berasal dari minyak pertamina sangat parah keadaannya,” ungkap Nurlailah, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menilai, selama ini keadaan masyarakat di Wadumbolo jarang ditengok oleh pemerintah mukai dari Pemerintah Kelurahan hingga Dinas terkait.

Kata dia, ada yang bilang bukan minyak milik Pertamina yang mencemari sumur di Wadumbolo. Tapi, kenapa ada warga yang mengambil minyak di sumur untuk digunakan bahkan ada yang menjualnya.

“Ada yang bilang bukan minyak pertamina yang mencemari sumur warga. Tapi, warga dengan menggunakan jirigen banyak yang mengambil dari sumur di Wadumbolo minyak jenis pertalite dan solar yang kemudian dijual,” tandasnya.

🔗 Baca juga: Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sementara itu, pihak DLH Kota Bima dan Pertamina Bima masih dikonfirmasi terkait keluhan warga ini. (RED)

Berita Terkait

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB
Nama Tercantum di Manifes Umrah AKBP Didik, Kasi Humas Polres Bima Kota Buka Suara: “Saya Diajak, Tapi Batal Berangkat

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Friday, 24 July 2026 - 19:43 WITA

Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar

Wednesday, 15 July 2026 - 17:07 WITA

Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA