Pertamina Patra Niaga Rayakan Hari Anak Nasional melalui Edukasi Budaya dan Aksi Pelestarian Lingkungan

Thursday, 23 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

649 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Pertamina Patra Niaga Rayakan Hari Anak Nasional melalui Edukasi Budaya dan Aksi Pelestarian Lingkungan

Mataram, 23 Juli 2026 – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Ampenan menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak pesisir. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Alam Anak Pesisir, Pertamina mengajak anak-anak mengenal sejarah, budaya, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Museum Tour ke Museum Negeri Nusa Tenggara Barat pada 12 Juli 2026 yang diikuti oleh 50 peserta didik Sekolah Alam Anak Pesisir. Bersama Komunitas Sanggar Jalan Pulang sebagai mitra pelaksana program, anak-anak diajak menjelajahi jejak sejarah, mengenal kekayaan budaya, serta memahami warisan lokal Nusa Tenggara Barat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat karakter, memperluas wawasan kebangsaan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya daerah sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai mengikuti museum tour, peserta mengikuti berbagai permainan tradisional yang difasilitasi oleh Komunitas Alo Main. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diajak mengenal kembali permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang mampu menumbuhkan kreativitas, kerja sama, sportivitas, serta memperkuat interaksi sosial di tengah perkembangan era digital.

Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dilanjutkan dengan Aksi Penanaman 1.000 Bibit Mangrove pada tanggal 19 Juli 2026 di kawasan pesisir Desa Cendi Manik. Kegiatan ini melibatkan peserta didik Sekolah Alam Anak Pesisir bersama fasilitator Komunitas Sanggar Jalan Pulang serta relawan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM).

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi sekaligus habitat berbagai biota laut, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan sejak usia dini.

Manajer Terminal Terintegrasi Pertamina Patra Niaga Ampenan, Asep Bagja Firdaus, menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pertamina dalam menciptakan ruang belajar yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi muda.

“Pertamina meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Melalui Program Sekolah Alam Anak Pesisir, kami menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkaya wawasan anak-anak terhadap sejarah dan budaya, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi pesisir yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki tanggung jawab terhadap kebencian lingkungan di masa depan,” ujar Asep.

Project Manager Komunitas Sanggar Jalan Pulang, Zahit Idris, menambahkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan edukasi budaya dan lingkungan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak-anak.

Museum menjadi ruang untuk mengenal identitas dan sejarah, sementara kegiatan penanaman mangrove mengajarkan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan. Pendekatan seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter anak yang peduli terhadap lingkungan, budaya, dan komunitasnya,” ungkap Zahit.

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa Program Sekolah Alam Anak Pesisir merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang peduli lingkungan dan budaya.

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

“Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa investasi sosial tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga dengan menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian budaya sejak dini. Melalui Program Sekolah Alam Anak Pesisir, Pertamina Patra Niaga terus mendorong lahirnya generasi yang memiliki karakter kuat, berwawasan lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir,” ujar Ahad.

Program Sekolah Alam Anak Pesisir merupakan program TJSL Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Ampenan yang dikembangkan bersama Komunitas Sanggar Jalan Pulang melalui pendekatan 3E (Edukasi, Ekologi, dan Ekonomi). Program ini fokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak pesisir melalui pembelajaran berbasis potensi lokal, pelestarian lingkungan, serta penguatan karakter untuk mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi bersama komunitas, relawan, dan perguruan tinggi, Pertamina Patra Niaga berharap rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2026 ini tidak hanya menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian budaya dan ekosistem pesisir sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 25 August 2026 - 19:58 WITA

Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep

Monday, 24 August 2026 - 18:49 WITA

Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA