Gawat! Data NIK dan KK Warga Bima Diduga Dijual/Disalahgunakan Konter untuk Registrasi Kartu

Sunday, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

434 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

KOTA BIMA – Kasus dugaan penyalahgunaan data pribadi kembali mencuat di Kota Bima, menggegerkan masyarakat dan menyoroti kerentanan informasi pribadi. Seorang warga, sebut saja A (nama samaran), terkejut mendapati Nomor Induk Kependudukannya (NIK) telah digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mendaftar kartu perdana (SIM card) baru.
​Kejadian ini diduga kuat melibatkan salah satu konter besar penjualan pulsa dan kartu seluler di wilayah Kota Bima.

Kronologi Terungkapnya Dugaan Kecurangan

​Peristiwa ini terungkap saat A hendak membeli dan mendaftarkan kartu SIM baru dari operator seluler tertentu. Ketika proses registrasi menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK) dilakukan oleh pihak terkait, sistem menolak pendaftaran tersebut.
​”Saya kaget, datanya tidak bisa masuk. Setelah dicek ulang, ternyata NIK saya sudah terdaftar dan digunakan oleh nomor lain yang sama sekali tidak saya kenal,” ungkap A.
​Menurut informasi, NIK tersebut telah mencapai batas maksimal pendaftaran yang diizinkan oleh pemerintah, yaitu lima nomor per satu NIK. Hal inilah yang menyebabkan A tidak dapat mendaftarkan kartu SIM miliknya sendiri.
​Dugaan kuat mengarah pada praktik curang yang dilakukan oleh oknum di konter besar. Diduga, data pribadi milik A telah didapatkan dan digunakan tanpa izin untuk mengaktifkan kartu perdana secara ilegal, kemungkinan untuk tujuan penjualan kartu yang sudah aktif atau menghindari kewajiban registrasi yang ketat.

ADVERTISEMENT

🔗 Baca juga: Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan Klarifikasi dan Perlindungan Data
​Korban A saat ini sedang berupaya mengklarifikasi dan menindaklanjuti kasus ini, termasuk mencari tahu identitas nomor asing yang terdaftar menggunakan datanya. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan masyarakat Bima mengenai keamanan data pribadi mereka.

​”Ini jelas melanggar hukum, apalagi jika konter besar yang melakukannya. Data kita seharusnya aman, bukan malah dipakai untuk kepentingan bisnis mereka tanpa sepengetahuan kita,” tegas salah seorang pemerhati kebijakan publik di Bima.

🔗 Baca juga: Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

​Pemerintah dan pihak kepolisian diharapkan segera turun tangan mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan data ini. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam memberikan data pribadi, terutama NIK dan KK, serta rutin mengecek status registrasi kartu SIM yang terdaftar atas nama mereka.

Berita Terkait

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia
Antisipasi Dampak Kekeringan, BBWS Nusa Tenggara I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Lombok Barat
Anak mantan Bupati Bima Dipolisikan Terkait kasus penipuan Rp3,8 Miliar
Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Monday, 3 August 2026 - 18:06 WITA

BBWS Nusa Tenggara I Mataram Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Tangani Bencana Kekeringan di Kota Bima

Sunday, 2 August 2026 - 20:44 WITA

Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA