Atlet 12 Tahun Sabet Emas Menembak Porprov NTB, Lawan Terberatnya Ternyata Bukan Rival

Tuesday, 21 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,103 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Lombok Barat, – Usia muda bukan penghalang untuk mencetak prestasi. Anindya Charissa Wulandari Wibowo, atlet menembak berusia 12 tahun, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah meraih medali emas pada nomor Center Fire Dueling 25 Meter Mix.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian istimewa karena Anindya, yang akrab disapa Nindi, merupakan salah satu atlet termuda yang tampil di cabang olahraga menembak pada Porprov NTB. Debutnya di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu langsung berbuah gelar juara.

Nindi mengaku keberhasilannya menjadi momen yang sangat membahagiakan. Seluruh latihan dan pengorbanan yang dijalani selama ini akhirnya membuahkan hasil sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Puas, karena perjuangan selama ini terbayarkan dengan mendapatkan medali emas,” ujar Nindi usai pertandingan.

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Meski berhasil berdiri di podium tertinggi, perjalanan menuju medali emas tidak berlangsung mudah. Atlet muda tersebut mengakui sempat mengalami tekanan ketika harus bertanding di tengah suasana yang ramai dipenuhi penonton.
Menurutnya, kondisi tersebut sempat mengganggu konsentrasi saat membidik sasaran.

“Kadang gugup karena banyak orang ramai. Jadi fokusnya sempat buyar, tapi masih bisa diatasi sendiri dengan tarik napas,” ungkapnya.
Kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Nindi meraih kemenangan. Ia memilih tetap tenang dan kembali memusatkan perhatian pada target setiap kali rasa gugup muncul.

Menariknya, ketika ditanya siapa lawan paling berat selama pertandingan, jawaban Nindi justru di luar dugaan. Bukan atlet lain yang dianggap paling sulit dikalahkan, melainkan dirinya sendiri.

“Lawan yang paling tangguh adalah diri sendiri. Karena kita sendiri yang bisa membuat gugup,” katanya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa dalam olahraga menembak, aspek mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kemampuan teknik. Seorang atlet dituntut mampu mengendalikan tekanan agar tetap fokus dalam setiap tembakan.

Keberhasilan Nindi juga menjadi bukti bahwa usia bukan menjadi batas untuk meraih prestasi di level kompetisi. Dengan disiplin menjalani latihan dan keberanian menghadapi tantangan, atlet muda mampu bersaing bahkan menjadi juara.

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Usai membawa pulang medali emas, Nindi berharap pencapaiannya menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Semangat terus, pantang menyerah, karena perjuangan itu akan terbayarkan,” pesannya.
Ia juga berharap dapat mempertahankan performa terbaiknya pada berbagai kejuaraan berikutnya.

“Semoga di lomba-lomba berikutnya bisa mendapatkan juara lagi,” tuturnya.
Prestasi Anindya Charissa Wulandari Wibowo menambah deretan talenta muda yang lahir dari cabang olahraga menembak di NTB. Keberhasilannya di usia 12 tahun menjadi sinyal positif bagi pembinaan atlet daerah sekaligus membuka harapan munculnya generasi penembak berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional pada masa mendatang.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Tuesday, 25 August 2026 - 19:58 WITA

Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep

Monday, 24 August 2026 - 18:49 WITA

Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA