Akan Dilaporkan ke Polda dan Kejaksaan: Laporan di Aplikasi JagaT KPK Kepala Desa Padolo Bima Dinilai Fiktif

Thursday, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1,232 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Mataram, NTB – Lembaga Pemuda NTB Peduli Desa (LPND) menyatakan keseriusannya untuk membawa Kepala Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, ke ranah hukum. LPND berencana melaporkan Kepala Desa tersebut ke Polda NTB dan Kejaksaan Tinggi NTB terkait dugaan penyimpangan anggaran yang terungkap melalui aplikasi pengawasan JagaT KPK.

Ketidaksesuaian Data dan Realitas Lapangan

Koordinator LPND, Irul, mengungkapkan bahwa hasil investigasi internal mereka menemukan adanya ketidaksesuaian yang mencolok antara laporan pertanggungjawaban di aplikasi JagaT KPK dengan kondisi fisik proyek dan kegiatan di lapangan Desa Padolo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔗 Baca juga: Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

“Kami menemukan banyak item dalam laporan JagaT KPK yang tidak masuk akal dan terindikasi fiktif. Realitas pembangunan dan kegiatan di lapangan sungguh berbeda dari laporan tertulis. Ini jelas-jelas merugikan keuangan desa,” ujar Irul dalam keterangannya.

Menurut Irul, laporan yang akan diajukan ke penegak hukum mencakup dugaan mark up anggaran dan proyek fiktif yang seharusnya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Pihak LPND berharap Polda dan Kejaksaan segera menindaklanjuti laporan ini sebagai bentuk komitmen antikorupsi di tingkat desa.

Kepala Desa Padolo Belum Bersuara

Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi terhadap Kepala Desa Padolo mengenai tuduhan serius dari Lembaga Pemuda NTB Peduli Desa tersebut belum membuahkan hasil. Kepala Desa Padolo belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pelaporan yang menuding adanya ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran desa.

🔗 Baca juga: Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Langkah LPND ini menandai semakin aktifnya peran pemuda dalam mengawasi dan menuntut transparansi penggunaan dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat.

Berita Terkait

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB
Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru
Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Dukung Pengendalian Banjir dan Ruang Publik, Ketua PC PMII Bima Apresiasi Desain Kolam Retensi BBWS Pada Proyek NUFRep
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 12:24 WITA

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Sunday, 6 September 2026 - 13:51 WITA

Putri Victoria di Gili Meno: Menjaga Laut, Merawat Harapan Ekonomi Biru

Saturday, 5 September 2026 - 17:51 WITA

Putri Victoria Kagumi Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Saturday, 5 September 2026 - 16:21 WITA

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Saturday, 5 September 2026 - 11:11 WITA

Demi Bebas Banjir, PMII Bima Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Kolam Retensi Amahami

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA