Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Lombok Timur Ambruk, Aktivitas Warga Lumpuh

Tuesday, 13 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

385 kali dibaca

⚠️ PERINGATAN ⚠️
Berita ini disajikan untuk tujuan informasi. Pembaca diharapkan membaca dan menyikapi isi berita secara bijak dan kritis.

Lombok Timur – Jembatan yang menjadi akses utama penghubung empat dusun di wilayah dua kecamatan, Masbagik dan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, dilaporkan ambruk pada Sabtu (10/01/2026). Ambruknya jembatan tersebut diduga kuat akibat pondasi yang terus tergerus oleh derasnya aliran sungai, terutama saat intensitas hujan meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Peristiwa ini berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan perekonomian, yang kini terpaksa terisolasi.

Kepala Desa Jurit Baru, Athar Junaidi, menjelaskan bahwa jembatan tersebut dibangun sejak era 1990-an dan selama puluhan tahun menjadi jalur vital bagi warga sekitar. Menurutnya, kerusakan pada jembatan terjadi secara bertahap seiring dengan terkikisnya bagian pondasi oleh arus sungai yang semakin kuat ketika musim hujan tiba. Kondisi ini menyebabkan struktur dasar jembatan melemah hingga akhirnya tidak mampu lagi menahan beban.

“Debit air sungai yang tinggi saat hujan membuat pondasi jembatan terus tergerus. Kerusakan itu berlangsung perlahan, sampai akhirnya jembatan tidak bisa dipertahankan dan ambruk,” ujar Athar, Senin (12/01/2026).

Athar menambahkan, pasca ambruknya jembatan tersebut, warga kini tidak memiliki akses yang memadai untuk beraktivitas. Meski terdapat jalur alternatif, namun jaraknya cukup jauh dan kondisinya pun tidak layak dilalui, terutama bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Saat ini tidak ada akses utama yang bisa diandalkan. Jalan alternatif memang ada, tapi harus memutar cukup jauh dan kondisinya tidak memadai,” katanya.

Diketahui, jembatan tersebut berada di perbatasan empat dusun yang tersebar di dua desa dan dua kecamatan, yakni Masbagik dan Pringgasela. Akibat kejadian ini, aktivitas warga sehari-hari menjadi terganggu. Bahkan, sejumlah pelajar terpaksa harus turun dan menyeberangi bekas aliran sungai demi bisa sampai ke sekolah.

“Ini adalah jalur paling dekat dan paling layak yang selama ini digunakan. Banyak siswa yang bersekolah di wilayah Mekar Sari berasal dari dusun dan desa di seberang, seperti Sambi Elen, Sukatani, hingga Desa Pengadangan Barat,” jelasnya.

🔗 Baca juga: Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Untuk sementara waktu, Pemerintah Desa Jurit Baru berencana mengajak masyarakat setempat untuk bergotong royong membuka dan membangun jalan alternatif darurat. Upaya tersebut dilakukan sembari menunggu adanya bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk perbaikan dan pembangunan kembali jembatan yang ambruk.

“Jalan ini merupakan satu-satunya akses terbaik dan terdekat bagi warga, baik untuk pendidikan anak-anak maupun aktivitas jual beli masyarakat. Kami berharap segera ada perhatian dan bantuan agar akses ini bisa kembali normal,” pungkas Athar.

Berita Terkait

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis
Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran Partai Pengusung, KASTA NTB DPD LOBAR Terlalu Dini, Luka Rakyat Belum Terobati
Musda HKTI: Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Model Pertanian ala FELDA Malaysia

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:17 WITA

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

Tuesday, 11 August 2026 - 20:25 WITA

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WITA

Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen

Monday, 10 August 2026 - 15:29 WITA

Antisipasi Defisit, Pemprov NTB Susun APBD-P Lebih Realistis

Friday, 7 August 2026 - 15:58 WITA

Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Iqbal: Bawa Syiar Al-Qur’an, Jaga Marwah NTB

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:24 WITA